Kebijakan Bebas Visa Dongkrak Sektor Properti

Selasa, 17 Maret 2015 - 23:34 WIB
Kebijakan Bebas Visa...
Kebijakan Bebas Visa Dongkrak Sektor Properti
A A A
BATAM - Kebijakan bebas visa untuk 30 negara yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) diprediksi akan berimbas pada tingkat okupansi dan penjualan produk properti di Batam, Kepulauan Riau.

Pelaku properti di Batam berharap pemerintah Indonesia kembali menambah kebijakan bebas visa untuk sejumlah negara potensial setelah Korea Selatan, China dan Jepang, guna mendongkrak okupansi serta penjualan hunian.

Direktur Eksekutif Panbil Group, Johannes Kennedy mengungkapkan, inisiatif Kementerian Pariwisata mengeluarkan paket bebas visa bagi tiga negara itu dirasa akan mendongkrak produk properti baik yang sedang dikerjakan maupun telah selesai.

Meski di luar instrumen harga properti, namun kebijakan itu akan membuat kunjungan wisman semakin deras sehingga berimbas kepada sektor properti. "Kami menyambut baik bebas visa. Kalau bisa ditambah lagi seperti Australia," ujarnya, Selasa (17/3/2015).

Gairah properti di Batam juga melihat arah pemerintah yang menjadikan Batam sebagai destinasi wisata bersama Bali dan Jakarta.

Pemilik kawasan hunian Villa Panbil dan proyek Kondotel Panbil Residence itu mengungkapkan dengan kalkulasi yang ada, kebijakan bebas visa tiga negara itu sudah bisa menambah sekitar 500 ribu wisatawan setiap tahun.

Artinya, dari jumlah kunjungan yang mencapai 1,5 juta per tahun akan menjadi 2 juta wisman pada tahun berikutnya. Kalkulasi sederhana itu, pasti berimbas terhadap rantai sektor perdagangan hotel dan restoran.

"Dengan jumlah wisman itu ada perbaikan terhadap ekonomi. Tapi tantangan buat properti Batam juga," ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved