Jaga Stabilitas Harga dan Rupiah, BI Disarankan Tahan Suku Bunga
Rabu, 21 Juni 2023 - 14:12 WIB
Terlebih, bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di level 5,00-5,25% dalam pertemuan FOMC terakhir.
"Dari sisi eksternal, jeda kenaikan suku bunga kebijakan oleh the Fed saat ini membawa angin segar bagi Indonesia untuk menikmati arus modal masuk," ungkapnya.
Baca juga: BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan Sepanjang Tahun, Kurs Rupiah Ambruk Jadi Rp14.994/USD
Riefky memandang, permintaan obligasi Indonesia masih menjanjikan karena perbedaan imbal hasil antara obligasi pemerintah Indonesia dan US Treasury masih menarik.
Episode aliran modal masuk yang terus berlangsung mendorong rupiah menguat ke kisaran 14.800-14.900 per dolar AS.
"Dari sisi eksternal, jeda kenaikan suku bunga kebijakan oleh the Fed saat ini membawa angin segar bagi Indonesia untuk menikmati arus modal masuk," ungkapnya.
Baca juga: BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan Sepanjang Tahun, Kurs Rupiah Ambruk Jadi Rp14.994/USD
Riefky memandang, permintaan obligasi Indonesia masih menjanjikan karena perbedaan imbal hasil antara obligasi pemerintah Indonesia dan US Treasury masih menarik.
Episode aliran modal masuk yang terus berlangsung mendorong rupiah menguat ke kisaran 14.800-14.900 per dolar AS.
Lihat Juga :