Boikot Bikin McD hingga Starbucks Babak Belur, Penjualan Anjlok 70%
Kamis, 23 November 2023 - 22:24 WIB
Melalui kampanye boikot, mereka merasa inilah langkah terbaik yang bisa mereka lakukan agar suaranya didengar. "Saya rasa, meski tak berdampak masif terhadap perang, ini cara yang paling bisa kita lakukan," kata warga Kairo, Reham Hamed 31 tahun, dikutip dari Reuters, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Israel Bangkrut, Perang di Gaza Kuras Mesin Uang Netanyahu hingga Rp800 Triliun
Dia memboikot jaringan produk makanan cepat saji yang berasal dari AS dan sejumlah produk kebersihan. Di Yordania, warga pendukung boikot kadang-kadang memasuki Starbucks dan McDonald's yang telah jarang didatangi pelanggan untuk beralih bisnis.
Sejumlah video yang memperlihatkan pasukan Israel mencuci pakaian mereka dengan merek deterjen terkenal, kemudian mengajak masyarakat yang melihat video tersebut memboikot merek deterjen tersebut. Dan tampaknya itu ampuh.
"Tak seorang pun membeli produk-produk tersebut," ujar Ahmad al-Zaro, kasir di sebuah supermarket di ibu kota Yordania, Amman. Sebagai gantinya, pelanggannya membeli merek-merek produk lokal.
Pada pantauan Selasa (21/11/2023) malam di Kuwait City, tujuh cabang Starbucks, McDonald's, dan KFC terlihat hampir kosong. Di Rabat, ibu kota Maroko, seorang pekerja Starbucks, mengakui bahwa pekan ini pengunjung yang bertandang ke kedai kopi itu melorot signifikan.
Sayangnya, baik pekerja maupun manajemen Starbucks tersebut tak memberikan gambaran angka penurunan pengunjung di kedai mereka. Bulan lalu, McDonald's Corp merasa dirugikan oleh disinformasi mengenai posisi mereka dalam konflik Israel-Palestina ini.
Baca Juga: Israel Bangkrut, Perang di Gaza Kuras Mesin Uang Netanyahu hingga Rp800 Triliun
Dia memboikot jaringan produk makanan cepat saji yang berasal dari AS dan sejumlah produk kebersihan. Di Yordania, warga pendukung boikot kadang-kadang memasuki Starbucks dan McDonald's yang telah jarang didatangi pelanggan untuk beralih bisnis.
Sejumlah video yang memperlihatkan pasukan Israel mencuci pakaian mereka dengan merek deterjen terkenal, kemudian mengajak masyarakat yang melihat video tersebut memboikot merek deterjen tersebut. Dan tampaknya itu ampuh.
"Tak seorang pun membeli produk-produk tersebut," ujar Ahmad al-Zaro, kasir di sebuah supermarket di ibu kota Yordania, Amman. Sebagai gantinya, pelanggannya membeli merek-merek produk lokal.
Pada pantauan Selasa (21/11/2023) malam di Kuwait City, tujuh cabang Starbucks, McDonald's, dan KFC terlihat hampir kosong. Di Rabat, ibu kota Maroko, seorang pekerja Starbucks, mengakui bahwa pekan ini pengunjung yang bertandang ke kedai kopi itu melorot signifikan.
Sayangnya, baik pekerja maupun manajemen Starbucks tersebut tak memberikan gambaran angka penurunan pengunjung di kedai mereka. Bulan lalu, McDonald's Corp merasa dirugikan oleh disinformasi mengenai posisi mereka dalam konflik Israel-Palestina ini.
Lihat Juga :