Disanksi Eropa, Rusia Berhasil Alihkan Ekspor Minyak ke Asia Hingga Amerika Latin
Sabtu, 28 September 2024 - 12:39 WIB
“Kami mengarahkan porsi yang lebih besar ke Kawasan Asia-Pasifik, Afrika, Amerika Latin – dimana sumber daya energi sangat dibutuhkan saat ini,” pejabat itu menambahkan.
Tak hanya itu, Rusia juga telah mengkonversi 50% pembayaran sumber daya energi ke mata uang negara sahabat. Artinya, pembayaran tidak lagi menggunakan Dolar.
Baca Juga : Gazprom Terlempar dari Daftar Perusahaan Paling Menguntungkan di Rusia, Efek Sanksi Barat?
“Kami secara proaktif beralih ke rubel dalam pembayaran. Saya yakin rasionya sekitar 50 berbanding 50 saat ini. Namun demikian, masih ada sebagian kecil yang tersisa dalam dolar, euro, berdasarkan sisa kontrak untuk Eropa. Namun, bagian terbesar dari pembayaran kami adalah rubel. Sejauh ini penyelesaiannya menggunakan mata uang negara-negara sahabat,” tambah wakil perdana menteri.
Tak hanya itu, Rusia juga telah mengkonversi 50% pembayaran sumber daya energi ke mata uang negara sahabat. Artinya, pembayaran tidak lagi menggunakan Dolar.
Baca Juga : Gazprom Terlempar dari Daftar Perusahaan Paling Menguntungkan di Rusia, Efek Sanksi Barat?
“Kami secara proaktif beralih ke rubel dalam pembayaran. Saya yakin rasionya sekitar 50 berbanding 50 saat ini. Namun demikian, masih ada sebagian kecil yang tersisa dalam dolar, euro, berdasarkan sisa kontrak untuk Eropa. Namun, bagian terbesar dari pembayaran kami adalah rubel. Sejauh ini penyelesaiannya menggunakan mata uang negara-negara sahabat,” tambah wakil perdana menteri.
(fch)
Lihat Juga :