Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga untuk Pertama Kalinya Dalam 3 Tahun

Sabtu, 07 Juni 2025 - 09:32 WIB
Bank sentral menekankan bahwa pemotongan tersebut tidak seharusnya dianggap sebagai awal dari siklus pelonggaran. Ia berjanji untuk "mempertahankan kondisi moneter seketat yang diperlukan" untuk mengembalikan inflasi ke target awal 4% pada tahun 2026.

Nabiullina memperingatkan, bahwa jika pertumbuhan inflasi kembali terjadi, bank mungkin akan menaikkan suku bunga acuan lagi. Sebagai respons terhadap sanksi yang dijatuhkan pada Rusia akibat konflik Ukraina pada Februari 2022, Bank Rusia menaikkan suku bunga dari 9,5% menjadi 20% untuk menstabilkan rubel dan mengendalikan inflasi.

Seiring dengan perbaikan kondisi, suku bunga tersebut diturunkan menjadi 7,5% pada September 2022. Namun, tekanan inflasi yang kembali muncul menyebabkan siklus pengetatan pada pertengahan 2023, dengan suku bunga memuncak pada 21% pada Oktober 2024.

Saat permintaan terus melebihi kapasitas domestik untuk memproduksi barang dan layanan yang cukup, ekonomi Rusia secara bertahap kembali ke jalur pertumbuhan yang stabil, tambah regulator.

Setelah mengalami kontraksi sebesar 1,2% pada tahun 2022, ekonomi Rusia tumbuh sebesar 3,6% pada tahun 2023 dan 4,1% pada tahun 2024, yang sebagian besar didukung oleh kebijakan bank sentral. Pertumbuhan diperkirakan akan moderat dalam beberapa tahun mendatang, dengan proyeksi pertumbuhan 1–2% pada tahun 2025 dan hingga 1,5% di 2026.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!