Bagaimana Perang Israel-Iran Mempengaruhi Harga Energi, Begini Penjelasannya

Minggu, 15 Juni 2025 - 22:40 WIB
Semua itu bisa terjadi jika harga energi tetap tinggi untuk jangka waktu yang lama. Bahkan terkait dengan bensin dan diesel, kenaikan harga minyak mentah hanya berdampak terbatas.

"Aturan kasar adalah kenaikan harga minyak sebesar USD10 akan menambah sekitar 7 sen ke harga di pompa (SPBU)," kata David Oxley dari Capital Economics.

Namun ini bukan hanya soal minyak, dia memperingatkan, masih teringat jelas ketika kejutan harga terjadi yang terkait konflik di Ukraina. Mayoritas karena sebagian besar merupakan respons terhadap kenaikan harga gas, kata Oxley.

Banyak dari kita memanaskan rumah dengan gas, dan di Inggris, harga listrik juga ditentukan berhubungan dengan harga gas. Harga gas juga meningkat setelah serangan Israel ke Iran. Namun secara perlahan, dampaknya bakal mulai dirasakan rumah tangga, karena diterangkan Oxley, mengingat cara kerja pasar, termasuk peran regulator dalam membatasi harga.

- Apakah harga minyak bisa naik lebih tinggi?

Situasi saat ini "sangat signifikan dan memprihatinkan," kata Richard Bronze, kepala geopolitik di perusahaan konsultasi dan penelitian Energy Aspects seperti dilansir BBC.

Namun semua itu menurutnya, tidak berarti situasi ini akan memiliki dampak sebesar konflik Ukraina, atau bahkan masalah sebelumnya di Timur Tengah. Pertanyaan utama adalah berapa lama Israel dan Iran terjebak dalam konflik ini, apakah negara lain di kawasan terlibat, dan apakah AS akan turun tangan untuk meredakan situasi.

Segalanya tergantung pada apakah, bakal terjadi gangguan nyata terhadap pengiriman di Selat Hormuz, jalur air di lepas pantai selatan Iran, yang merupakan jalur menuju pasar global untuk sekitar sepertiga dari produksi minyak dunia.

"Ini adalah titik penyempitan, sehingga menjadi titik lemah yang signifikan bagi pasar minyak global," kata Bronze.

Skenario tersebut mungkin tidak akan pernah terjadi, tetapi Iran di masalah lalu sempat mengancam dan kini peluangnya lebih besar daripada 24 jam yang lalu. Dan risiko ini menjadi bagian dari apa yang mendorong kenaikan harga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!