Berapa Tarif Impor Trump ke Malaysia? Nilai Kesepakatan Capai Rp2,45 Kuadriliun

Kamis, 07 Agustus 2025 - 10:21 WIB
Perusahaan energi milik Malaysia, Tenaga Nasional juga akan membeli batu bara senilai USD42,6 juta per tahun. Selain itu ditambah pembelian gas alam cair senilai USD3,4 miliar per tahun oleh Petroliam Nasional Berhad atau Petronas.

Malaysia juga sepakat mengurangi atau menghapuskan bea masuk atas 98,4% impor dari AS, serta mengurangi hambatan non-tarif tertentu. Ditambah menghapus persyaratan bagi platform media sosial dan penyedia layanan cloud AS untuk menyumbangkan sebagian dari pendapatan mereka di Malaysia ke dana pemerintah.

Baca Juga: Ekonomi 15 Negara Mitra Dagang AS yang Paling Terpukul Tarif Timbal Balik Trump

Kesepakatan tersebut juga mencakup pembelian pesawat Boeing senilai USD19 miliar oleh Malaysia Aviation Group (MAG). Namun begitu, Tengku Zafrul menyebut bahwa Boeing yang dipesan bukanlah respons terhadap tarif Trump.

Tarif Malaysia oleh pemerintahan Trump tercatat setara dengan tarif yang dikenakan di Thailand, Indonesia, Kamboja, dan Filipina. Sehingga, tarif tersebut lebih rendah dibandingkan tarif Vietnam sebesar 20% dan Brunei sebesar 25%.

Meski demikian, angka itu masih lebih tinggi daripada tarif yang dikenakan kepada Singapura, yaitu sebesar 10%. Laos dan Myanmar menghadapi tarif tertinggi di antara negara-negara anggota ASEAN yakni terkena tarif 40%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!