PHK Sepihak 1.800 Pekerja, Raksasa Maskapai Australia Dihajar Denda Rp944 Miliar
Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:43 WIB
"Keputusan untuk mengalihdayakan lima tahun yang lalu, khususnya pada saat yang sangat tidak pasti, menyebabkan kesulitan yang nyata bagi banyak mantan tim kami dan keluarga mereka," bebernya
Denda ini merupakan sanksi keuangan terbesar yang dikeluarkan kepada perusahaan Australia di bawah Undang-Undang Ketenagakerjaan yang adil, yang mengatur aturan untuk pekerja dan karyawan.
Maskapai terbesar di Australia itu bergelut dengan kasus hukum dalam beberapa tahun terakhir atas keputusannya di tahun 2020 untuk mengalihdayakan staf operasional darat. Pihak maskapai mengungkapkan, apa yang dilakukan merupakan langkah keuangan yang diperlukan saat industri penerbangan terhenti selama pandemi.
Qantas diperintahkan oleh pengadilan untuk membayar 50 juta dolar Australia sebagai penalti langsung kepada serikat pekerja transportasi, yang telah mengajukan gugatan terhadap maskapai tersebut atas pemecatan yang dilakukan perusahaan.
Keputusan ini menandai "akhir dari pertarungan lima tahun David dan Goliat" dan merupakan "momen keadilan bagi pekerja yang setia dan mencintai pekerjaan mereka di maskapai tersebut," kata serikat pekerja transportasi dalam sebuah pernyataan.
Denda ini merupakan sanksi keuangan terbesar yang dikeluarkan kepada perusahaan Australia di bawah Undang-Undang Ketenagakerjaan yang adil, yang mengatur aturan untuk pekerja dan karyawan.
Maskapai terbesar di Australia itu bergelut dengan kasus hukum dalam beberapa tahun terakhir atas keputusannya di tahun 2020 untuk mengalihdayakan staf operasional darat. Pihak maskapai mengungkapkan, apa yang dilakukan merupakan langkah keuangan yang diperlukan saat industri penerbangan terhenti selama pandemi.
Qantas diperintahkan oleh pengadilan untuk membayar 50 juta dolar Australia sebagai penalti langsung kepada serikat pekerja transportasi, yang telah mengajukan gugatan terhadap maskapai tersebut atas pemecatan yang dilakukan perusahaan.
Keputusan ini menandai "akhir dari pertarungan lima tahun David dan Goliat" dan merupakan "momen keadilan bagi pekerja yang setia dan mencintai pekerjaan mereka di maskapai tersebut," kata serikat pekerja transportasi dalam sebuah pernyataan.
Lihat Juga :