Program MBG Perlu Ditingkatkan untuk Mendukung Ekonomi Keluarga

Rabu, 08 Oktober 2025 - 20:09 WIB
Hasil survei ISS pada Agustus 2025 juga menunjukkan bahwa 77 persen dari 2.200 responden di seluruh Indonesia menilai program MBG bermanfaat bagi penerima. Sebagian besar responden berharap program ini terus diperluas, terutama di wilayah dengan tingkat gizi rendah.

Baca Juga: Program MBG Wujud Pemerataan Gizi dan Keadilan Sosial di Era Prabowo

Selain di kota besar, MBG juga menyasar daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Di Papua Tengah, misalnya, program tersebut menjangkau siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Hingga Agustus 2025, terdapat 101 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat Papua, Nikolas Demetouw, mengatakan pelaksanaan program di wilayahnya berjalan bertahap dan mendapat sambutan positif dari warga. Ia berharap dukungan infrastruktur dan tenaga lapangan terus diperkuat agar manfaat program bisa dirasakan lebih luas.

Prof. Hinky menutup dengan menegaskan, keberhasilan program MBG akan terlihat dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat. "Kalau masyarakat makin sejahtera, itu artinya indikator program tercapai. Tapi ini pekerjaan jangka panjang yang memerlukan koordinasi lintas sektor, transparansi, dan komunikasi yang baik antara pemerintah, ahli, dan masyarakat," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!