Bea Cukai Resmikan Pemindai Peti Kemas dan Kenalkan Aplikasi Kepabeanan Berbasis AI

Jum'at, 12 Desember 2025 - 12:59 WIB


Dalam pengembangannya, Trade AI dilengkapi kemampuan analisis nilai pabean, klasifikasi barang, validasi dokumen, verifikasi asal barang, serta memberikan rekomendasi profil risiko importir. Seluruh fungsi ini nantinya akan terintegrasi dengan sistem CEISA 4.0, sehingga memperkuat koordinasi dan pengambilan keputusan di berbagai lini pengawasan.

“Pengembangan Trade AI menegaskan komitmen kami dalam upaya menghadirkan layanan kepabeanan yang semakin modern, transparan, dan mampu melindungi penerimaan negara secara lebih efektif,” tegasnya.

Langkah Menuju Ekosistem Kepabeanan Modern

Purbaya mengatakan bahwa peresmian alat pemindai dan pengembangan inovasi digital menunjukkan langkah positif Bea Cukai menuju ekosistem kepabeanan yang lebih modern. Ia juga menekankan bahwa untuk menyukseskan berbagai inovasi ini, akan membutuhkan sinergi kuat antara Bea Cukai dengan kementerian, lembaga, dan berbagai pihak terkait.

“Sinergi baik harus terus terjalin, Selain itu, dengan berbagai inovasi tersebut, tentunya pengawasan kepabeanan akan semakin adaptif, berbasis data, dan mampu mengantisipasi adanya perkembangan modus kejahatan perdagangan internasional. Pada saat yang sama, pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha juga harus lebih cepat, akurat, dan tetap berintegritas,” ungkapnya.

Moment ini menandai era baru transformasi digital Bea Cukai, sebuah komitmen nyata pemerintah untuk menghadirkan layanan kepabeanan yang modern, efisien, dan mampu menjawab tantangan global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!