Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:46 WIB
"China secara luas menyerap aspirasi dari perusahaan domestik, asosiasi bisnis, pemerintah daerah, hingga asosiasi bisnis AS. Di saat bersamaan, pihak AS juga melakukan hal serupa untuk menjaring masukan publik," jelas Meng Huating dalam konferensi pers resmi.

Produk Pertanian Jadi Senjata Utama Peredaan Tensi

Meskipun daftar rinci barang yang masuk dalam kerangka pemotongan tarif belum dirilis secara penuh, Kementerian Perdagangan China sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa sektor produk pertanian akan menjadi bagian utama dari pemangkasan bea masuk tersebut.

Baca Juga: 60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan



Langkah ini menyusul genjatan senjata perdagangan yang disepakati kedua negara akhir tahun lalu. Kehadiran Board of Trade dirancang khusus sebagai wadah mengeksplorasi pos-pos tarif yang dapat dilonggarkan guna memulihkan volume perdagangan bilateral.

Dampak Positif Bagi Rantai Pasok Global

Langkah maju ini disambut hangat oleh para pelaku pasar internasional. Pemangkasan tarif atas barang senilai USD30 miliar diprediksi akan meringankan beban rantai pasok global dan memberikan kepastian hukum bagi para eksportir-importir di kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!