Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:46 WIB
Meng Huating menegaskan bahwa Beijing dan Washington berkomitmen untuk menyelesaikan rincian teknis secepat mungkin agar implementasi pemotongan tarif dapat segera menggairahkan kembali arus perdagangan dunia.

Meski begitu upaya kompromi kerja sama ekonomi AS-China seakan berjalan mundur ketika Amerika Serikat (AS) resmi merilis daftar lengkap 60 negara yang dijatuhi sanksi tarif impor baru mulai Jumat (24/7) pukul 00.01 waktu setempat.

Salah satu kategori diisi oleh negara-negara yang dinilai AS tidak melarang atau tidak secara efektif menindak impor hasil kerja paksa. Raksasa ekonomi seperti China, Jepang, Korea Selatan, hingga Singapura masuk dalam barisan ini.

Lalu mampukah upaya kompromi Negeri Tirai Bambu menandai berimbalnya era baru kerja sama ekonomi AS-China, atau sekadar jeda taktis di tengah persaingan geopolitik?.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!