AKPY, BPDP dan Ditjenbun Perkuat Kompetensi Pekebun Sawit di Wajo
Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo Andi Pamereni mengatakan pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan perkebunan sawit di daerah. Hingga 2026, sekitar 400 pekebun di Kabupaten Wajo telah mengikuti program SDMP untuk meningkatkan kemampuan teknis dan produktivitas kebun.
Baca Juga: AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Menurut Andi, sebagian besar kebun sawit swadaya di Wajo masih memerlukan pendampingan dalam penerapan praktik budidaya yang baik, mulai dari pemilihan bibit hingga pemupukan. "Kami berharap peningkatan sumber daya manusia petani sawit akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan pengembangan perkebunan sawit di Kabupaten Wajo," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Nurul Fitriany Alimuddin menekankan keberhasilan pelatihan harus tercermin dari penerapan ilmu di lapangan. Melalui penguatan SDM secara berkelanjutan, AKPY, BPDP, dan Ditjenbun berharap lahir pekebun sawit yang lebih produktif, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mendukung keberlanjutan industri sawit nasional.
Baca Juga: AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Menurut Andi, sebagian besar kebun sawit swadaya di Wajo masih memerlukan pendampingan dalam penerapan praktik budidaya yang baik, mulai dari pemilihan bibit hingga pemupukan. "Kami berharap peningkatan sumber daya manusia petani sawit akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan pengembangan perkebunan sawit di Kabupaten Wajo," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Nurul Fitriany Alimuddin menekankan keberhasilan pelatihan harus tercermin dari penerapan ilmu di lapangan. Melalui penguatan SDM secara berkelanjutan, AKPY, BPDP, dan Ditjenbun berharap lahir pekebun sawit yang lebih produktif, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mendukung keberlanjutan industri sawit nasional.
(nng)
Lihat Juga :