Gegara Corona, 10 Kota Ini Jadi Tempat Tinggal Termahal di Dunia

Jum'at, 20 November 2020 - 10:58 WIB
Singapura urutan ke-4 kota termahal. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Krisis ekonomi akibat Covid-19 membuat mata uang berfluktuasi, melemahkan dolar Amerika Serikat (AS) dan memperkuat mata uang Eropa Barat dan Asia Utara, menggeser harga bahan pokok hingga layanan. Hal itu memicu perubahan di segala lini, mulai dari perilaku konsumen hingga biaya untuk hidup di kota-kota di dunia.

"Perilaku konsumen telah berubah. Kebijakan lockdown membuat tren baru seperti bekerja dari rumah, itu membuat harga elektronik dan peralatan sehari-hari meningkat, terutama untuk keluarga kelas menengah," ujar Upasana Dutt, kepala penelitian biaya hidup sedunia dari Economist Intelligence Unit.



Melansir Fox Business, Jumat (20/11/2020), kondisi itu membuat biaya hidup di kota-kota seperti di Amerika, Eropa Timur, dan Afrika menjadi lebih murah sejak pandemi corona. Sedangkan biaya hidup di kota-kota seperti Paris, Zurich dan Hong Kong melonjak dan menjadi yang termahal di dunia.

Fakta tersebut menurut hasil laporan dari studi Biaya Hidup Seluruh Dunia dari Economist Intelligence Unit yang dirilis minggu ini. Survei tersebut mengambil data biaya 138 item kebutuhan hidup di sekitar 130 kota di seluruh dunia untuk menjadi bahan perbandingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!