Gapki: Ekspor Sawit 2021 Tergantung Program Vaksinasi
Kamis, 04 Februari 2021 - 17:43 WIB
Ekspor sawit tahun ini akan tergantung pada suksesnya program vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menilai bahwa ekspor minyak kelapa sawit pada tahun ini tergantung pada suksesnya program vaksinasi di seluruh dunia. Semakin cepat vaksinasi, maka permintaan dari pasar diyakini akan meningkat.
Baca Juga: Produksi Minyak Sawit Bakal Moncer, Tapi Permintaan Masih Dibayangi Covid-19
"Ekspor itu tergantung pada vaksin yang bisa meng-cover sebagian besar wilayah dunia atau tidak. Jadi permintaan tergantung pada program vaksinasi di setiap negara. Kalau itu bisa cepat selesai mungkin pasar akan lebih cepat recover dan demand akan pulih meksi permintaan tidak akan tinggi seperti tahun sebelumnya," kata Ketua Umum Gapki Joko Supriyono dalam konferensi pers, Kamis (4/2/2021).
Selain itu, ia juga memperkirakan bahwa konsumsi dalam negeri juga akan meningkat. Hal ini didukung oleh program biodiesel dari pemerintah. "Domestik kita juga berharap, karena recovery ekonomi sudah berjalan walaupun pelan. Pemerintah juga memutuskan biodiesel terus berjalan," terangnya.
Baca Juga: Produksi Minyak Sawit Bakal Moncer, Tapi Permintaan Masih Dibayangi Covid-19
"Ekspor itu tergantung pada vaksin yang bisa meng-cover sebagian besar wilayah dunia atau tidak. Jadi permintaan tergantung pada program vaksinasi di setiap negara. Kalau itu bisa cepat selesai mungkin pasar akan lebih cepat recover dan demand akan pulih meksi permintaan tidak akan tinggi seperti tahun sebelumnya," kata Ketua Umum Gapki Joko Supriyono dalam konferensi pers, Kamis (4/2/2021).
Selain itu, ia juga memperkirakan bahwa konsumsi dalam negeri juga akan meningkat. Hal ini didukung oleh program biodiesel dari pemerintah. "Domestik kita juga berharap, karena recovery ekonomi sudah berjalan walaupun pelan. Pemerintah juga memutuskan biodiesel terus berjalan," terangnya.
Lihat Juga :