Mudik Dilarang, Pengusaha Lapak Mal Putar Otak Biar Gak Babak Belur
Kamis, 15 April 2021 - 12:47 WIB
Menurut dia, kontribusi penjualan online saat ini masih belum maksimal, masih di bawah 10% sehingga belum mampu menggantikan omzet penjualan offline. "Tapi ini diupayakan untuk trus meningkat. Di luar negeri kontribusinya sudah 40% sampai 60%," tuturnya.
Baca Juga: Bikin Pemiliknya Tajir Gak Karuan, Simak Perjalanan Bisnis Tiktok
Budi menambahkan, saat ini sektor fesyen menduduki posisi yang merugi akibat pandemi sejak tahun lalu. Apalagi dengan adanya larangan mudik membuat orang tidak membeli baju, sepatu maupun tas baru.
"Toko fesyen menurut saya akan terdampak karena biasanya orang mudik pakai baju baru. Ini mungkin tidak jadi beli atau berkurang,"
Baca Juga: Bikin Pemiliknya Tajir Gak Karuan, Simak Perjalanan Bisnis Tiktok
Budi menambahkan, saat ini sektor fesyen menduduki posisi yang merugi akibat pandemi sejak tahun lalu. Apalagi dengan adanya larangan mudik membuat orang tidak membeli baju, sepatu maupun tas baru.
"Toko fesyen menurut saya akan terdampak karena biasanya orang mudik pakai baju baru. Ini mungkin tidak jadi beli atau berkurang,"
(nng)
Lihat Juga :