Tito Jengkel, Setiap Rakor APBD yang Diurus Cuma Belanja PNS
Selasa, 04 Mei 2021 - 14:16 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut bahwa hampir semua daerah memiliki porsi belanja pegawai yang cukup tinggi jika dibandingkan belanja modal. Hal ini tidak berdampak siginifikan terhadap belanja modal yang seharusnya bisa menyejahterkan masyarakat.
“Kami sudah keliling ke berapa daerah. Saya ga ingin sebutkan. Tidak enak. Hampir semua daerah itu belanja itu proporsi belanja modalnya kecil. Belanja modal itu adalah belanja langsung ke masyarakat. Baik untuk pendidikan, kesehatan dan lain-lain,” katanya dalam Musrenbangnas, Selasa (4/5/2021).
Baca Juga: Dear PNS, Bersyukurlah Negara Gak Bangkrut Masih Dapat THR
Dia menyebut bahwa sebagian besar belanja di daerah diperuntukan untuk belanja pegawai dan operasional. Bahkan belanja operasional pun ujung-ujungnya juga untuk pegawai. “Hampir 70an%, ada bahkan yang 80an% itu belanja untuk pegawai atau belanja operasional. Jadi belanja pegawai dan belanja operasional untuk pegawai juga. Termasuk beli barang untuk kepentingan pegawai juga,” ujarnya.
“Kami sudah keliling ke berapa daerah. Saya ga ingin sebutkan. Tidak enak. Hampir semua daerah itu belanja itu proporsi belanja modalnya kecil. Belanja modal itu adalah belanja langsung ke masyarakat. Baik untuk pendidikan, kesehatan dan lain-lain,” katanya dalam Musrenbangnas, Selasa (4/5/2021).
Baca Juga: Dear PNS, Bersyukurlah Negara Gak Bangkrut Masih Dapat THR
Dia menyebut bahwa sebagian besar belanja di daerah diperuntukan untuk belanja pegawai dan operasional. Bahkan belanja operasional pun ujung-ujungnya juga untuk pegawai. “Hampir 70an%, ada bahkan yang 80an% itu belanja untuk pegawai atau belanja operasional. Jadi belanja pegawai dan belanja operasional untuk pegawai juga. Termasuk beli barang untuk kepentingan pegawai juga,” ujarnya.
Lihat Juga :