Bukan Cuma Soal Listrik, Ini Alasan PLN Getol Dorong Program Cofiring
Jum'at, 07 Mei 2021 - 12:49 WIB
Zulkifli menambahkan, pemenuhan kebutuhan biomassa tersebut juga akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Dengan kebutuhan 9 juta ton biomassa per tahun, akan banyak tenaga kerja yang bisa diserap untuk menyiapkan feedstock biomassa berupa pellet dari sampah.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kejar Target Energi Bersih dengan Cofiring Biomassa
"Jadi cofiring ini mendorong energi kerakyatan, bukan hanya masalah keekonomian atau kelistrikan saja. Jadi beberapa hal sekaligus yang bisa raih, energi baru terbarukan, penanganan sampah, dan memberdayakan masyarakat untuk menghasilkan energi dalam bentuk biomassa yang digunakan untuk PLTU eksisting PLN," paparnya.
Karena itu, untuk program ini menurutnya PLN siap berkolaborasi dengan stakeholder lainnya. Direktur Megaproyek PLN M Ikhsan Asaad menambahkan, mengingat kesinambungan suplai pellet sangat penting, PLN telah menyiapkan roadmap untuk membangun listrik kerakyatan ini.
"Kebutuhan 9 juta ton itu 8 juta ton dari biomassa dan 1 juta ton dari sampah, jadi kita akan kerja sama dengan pihak lain. PLN sudah bekerja sama dengan Perhutani dan PTPN III. Kita juga telah memetakan lahan kering di sekitar PLTU PLN dengan menggandeng IPB dan UGM," ujarnya.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kejar Target Energi Bersih dengan Cofiring Biomassa
"Jadi cofiring ini mendorong energi kerakyatan, bukan hanya masalah keekonomian atau kelistrikan saja. Jadi beberapa hal sekaligus yang bisa raih, energi baru terbarukan, penanganan sampah, dan memberdayakan masyarakat untuk menghasilkan energi dalam bentuk biomassa yang digunakan untuk PLTU eksisting PLN," paparnya.
Karena itu, untuk program ini menurutnya PLN siap berkolaborasi dengan stakeholder lainnya. Direktur Megaproyek PLN M Ikhsan Asaad menambahkan, mengingat kesinambungan suplai pellet sangat penting, PLN telah menyiapkan roadmap untuk membangun listrik kerakyatan ini.
"Kebutuhan 9 juta ton itu 8 juta ton dari biomassa dan 1 juta ton dari sampah, jadi kita akan kerja sama dengan pihak lain. PLN sudah bekerja sama dengan Perhutani dan PTPN III. Kita juga telah memetakan lahan kering di sekitar PLTU PLN dengan menggandeng IPB dan UGM," ujarnya.
(fai)
Lihat Juga :