Lindungi Konsumen, Enesis Group Polisikan Pelaku Pemalsuan Produk
Minggu, 23 Mei 2021 - 12:03 WIB
Hal inilah yang terjadi pada Antis, produk hand sanitizer buatan Enesis Group. Head of Public Relations Enesis Group, Elkana Lewerissa menceritakan kronologi kejadian. Awalnya, ungkap dia, tim Customer Service Enesis Group menerima informasi dari konsumen yang meragukankan keaslian Antis yang dibeli di e-commerce. Lalu, pihaknya membeli produk Antis di e-commerce yang dilaporkan dan menguji kandungannya.
"Hasil uji lab tim Quality Control dan Research & Development Enesis Group menunjukan terdapat perbedaan kandungan dengan Antis yang diproduksi oleh PT Herlina Indah. Berdasarkan hasil tersebut, bersama tim Legal kami menindaklanjuti ke pihak kepolisian,” ujar Elkana dalam keterangannya, dikutip Minggu (23/5/2021).
Pihaknya mengaku sangat sangat menyayangkan tindakan pemalsuan tersebut karena tidak hanya merugikan perusahaan tetapi juga konsumen. Pasalnya, apa yang terkandung di dalam produk palsu tersebut tidak bisa dipastikan keamanannya dan efektivitasnya dalam membunuh mikrooorganisme berbahaya.
"Maka dari itu untuk melindungi konsumen, kami akan melaporkan ke kepolisian siapapun yang melakukan pemalsuan produk dari Enesis Group,” tegasnya.
Baca juga: Hasil Penelitian, Mobil Listrik Mulai Digemari tapi Harganya Masih Mahal
"Hasil uji lab tim Quality Control dan Research & Development Enesis Group menunjukan terdapat perbedaan kandungan dengan Antis yang diproduksi oleh PT Herlina Indah. Berdasarkan hasil tersebut, bersama tim Legal kami menindaklanjuti ke pihak kepolisian,” ujar Elkana dalam keterangannya, dikutip Minggu (23/5/2021).
Pihaknya mengaku sangat sangat menyayangkan tindakan pemalsuan tersebut karena tidak hanya merugikan perusahaan tetapi juga konsumen. Pasalnya, apa yang terkandung di dalam produk palsu tersebut tidak bisa dipastikan keamanannya dan efektivitasnya dalam membunuh mikrooorganisme berbahaya.
"Maka dari itu untuk melindungi konsumen, kami akan melaporkan ke kepolisian siapapun yang melakukan pemalsuan produk dari Enesis Group,” tegasnya.
Baca juga: Hasil Penelitian, Mobil Listrik Mulai Digemari tapi Harganya Masih Mahal
Lihat Juga :