Realisasi Dana Desa Sulsel Baru Rp892,25 Miliar

Rabu, 16 Juni 2021 - 20:11 WIB
Dia menjelaskan, salah satu alasan penurunan realisasi karena adanya refocusing dana desa untuk penanganan Covid-19, sehingga APBDesa memerlukan perubahan.

Baca juga:Serapan Dana Desa Baru 32%, Pencairan BLT Desa Jadi Lamban

“Di tahun 2021, pemerintah fokus mengoptimalkan dana desa pada bantuan langsung tunai dana desa (BLT desa) dan earmark 8% untuk penanganan Covid, hal ini merupakan salah satu program dari perlindungan sosial yang merupakan bagian dari penanganan Covid dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN). Meskipun demikian program ketahanan pangan, digitalisasi desa, dan pengembangan perekonomian desa melalui program padat karya tetap harus berjalan,” jelasnya.

Saat ini, tercatat 26 desa yang belum mengajukan permintaan penyaluran dana desa tahap I, dengan rincian 11 desa dari Kabupaten Luwu, tujuh dari Selayar, dua desa dari Wajo, serta masing-masing satu desa dari Bone, Pinrang, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja dan Toraja Utara.

DJPb Sulsel telah melakukan upaya percepatan realisasi dana desa dengan melaksanakan rapat koordinasi bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Baca juga:Nilainya Capai Rp795,5 T, Masyarakat Diminta Ikut Awasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa

“Sinergi dan komitmen dengan beberapa kepala daerah di Sulsel untuk melaksanakan tata kelola keuangan yang lebih baik serta pembinaan terhadap desa-desa yang perlu perhatian khusus telah kita lakukan,” terang Syaiful.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!