Oh... Penjualan Barbie Masih Seksi, Mattel Raup Rp25,5 Triliun
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 19:09 WIB
Level pada penutupan perdagangan kemarin menunjukkan kenaikan dalam lima hari ke belakang. Pada perdagangan 15 Oktober harga saham Mattel "masih" nangkring di posisi USD19,66.
Untuk tetap mendongkrak penjualannya, Mattel akan terus membuat populasi Barbie menjadi lebih beragam, berdasarkan panutan dan profersi yang berbeda. Tahun ini perusahaan meluncurkan boneka superstar tenis, Naomi Osaka.
Ndilalahnya, meski meraih kenaikan penjualan, Mattel tampaknya tak terlalu semringah. Pasalnya, menyambut libur Natal, yang akan datang dalam dua bulan lagi, Mattel dihadapkan dengan sejumlah persoalan.
Kenaikan harga Barbie jelang Natal membuat mereka meramal banyak orang tak bernafsu mengumpulkan uang untuk mengoleksi si boneka seksi. Apalagi, para orang tua juga melakukan prioritas pengeluaran terhadap kebutuhan anak-anaknya.
Kenaikan harga disebabkan membengkaknya biaya pengiriman dan bahan baku akibat pandemi yang mengacak-acak operasional pelabuhan dan arus peti kemas.
Untuk tetap mendongkrak penjualannya, Mattel akan terus membuat populasi Barbie menjadi lebih beragam, berdasarkan panutan dan profersi yang berbeda. Tahun ini perusahaan meluncurkan boneka superstar tenis, Naomi Osaka.
Ndilalahnya, meski meraih kenaikan penjualan, Mattel tampaknya tak terlalu semringah. Pasalnya, menyambut libur Natal, yang akan datang dalam dua bulan lagi, Mattel dihadapkan dengan sejumlah persoalan.
Kenaikan harga Barbie jelang Natal membuat mereka meramal banyak orang tak bernafsu mengumpulkan uang untuk mengoleksi si boneka seksi. Apalagi, para orang tua juga melakukan prioritas pengeluaran terhadap kebutuhan anak-anaknya.
Kenaikan harga disebabkan membengkaknya biaya pengiriman dan bahan baku akibat pandemi yang mengacak-acak operasional pelabuhan dan arus peti kemas.
Lihat Juga :