Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah, Ringgit Malaysia Anjlok
Jum'at, 17 Desember 2021 - 09:43 WIB
Sentimen pasar uang pagi ini datang dari indeks Dolar yang masih mengalami tekanan sehari setelah Bank of England (BoE) dan Bank Sentral Eropa (ECB) mengadopsi sikap kebijakan moneter yang lebih hawkish tdari yang diperkirakan pasar. Hal ini mendongkrak kenaikan untuk Sterling dan Euro.
"Akibat BoE dan ECB, indeks dolar dalam jangka pendek kemungkinan berat, terutama mengingat posisinya bearish hingga akhir tahun," tulis Analis Westpac dalam catatan, dilansir Reuters, Jumat (17/19/2021). "Tetapi koreksi kemungkinan tidak melampaui level terendah di USD95-an," lanjutnya.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini Naik Tipis, The Fed Percepat Tapering hingga Maret 2022
Sementara dari dalam negeri, kemunculan kasus baru varian Omicron sempat menimbulkan panic-selling dari pasar pada perdagangan Kamis kemarin (16/12). Sampai saat ini, pemerintah Indonesia masih terus melakukan upaya-upaya pencegahan untuk menahan laju penyebaran.
"Omicron memang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan secara global, tapi di Indonesia cukup kondusif, di sini ada TNI dan POLRI untuk mencegah penyebaran varian ini," kata Direktur TRFX Berjangka, Ibrahim Assuaibi kepada media, Kamis (16/12).
"Akibat BoE dan ECB, indeks dolar dalam jangka pendek kemungkinan berat, terutama mengingat posisinya bearish hingga akhir tahun," tulis Analis Westpac dalam catatan, dilansir Reuters, Jumat (17/19/2021). "Tetapi koreksi kemungkinan tidak melampaui level terendah di USD95-an," lanjutnya.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini Naik Tipis, The Fed Percepat Tapering hingga Maret 2022
Sementara dari dalam negeri, kemunculan kasus baru varian Omicron sempat menimbulkan panic-selling dari pasar pada perdagangan Kamis kemarin (16/12). Sampai saat ini, pemerintah Indonesia masih terus melakukan upaya-upaya pencegahan untuk menahan laju penyebaran.
"Omicron memang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan secara global, tapi di Indonesia cukup kondusif, di sini ada TNI dan POLRI untuk mencegah penyebaran varian ini," kata Direktur TRFX Berjangka, Ibrahim Assuaibi kepada media, Kamis (16/12).
(nng)
Lihat Juga :