Rusia Bakal Kehilangan Pelanggan, Lithuania Ancam Stop Impor Minyak dan Gas

Jum'at, 18 Maret 2022 - 02:43 WIB
Presiden Nauseda juga mengaku memiliki kekhawatiran yang sama dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, tentang apakah negara-negara Baltik termasuk Lithuania bisa menjadi target berikutnya bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Sayangnya ini benar. Sejak Putin menyatakan bahwa tragedi terbesar abad ke-20 adalah runtuhnya Uni Soviet, ia juga memikirkan negara-negara Baltik, karena mereka adalah bagian yang konsisten dari Uni Soviet juga," ucap Nauseda.

Baca Juga: Giliran Vodka Rusia Diembargo AS, Uni Eropa dan Sekutu Lainnya Bakal Ngekor

"Jadi, ini adalah ancaman. Kami tidak pernah memiliki ilusi bahwa kami akan dilupakan," katanya.

Kekhawatiran itu katanya membuat Lithuania meningkatkan belanja untuk memperkuat pertahanan termasuk peralatan militer. Dan dia percaya pada aliansi militer NATO. "Saya benar-benar percaya pada kemampuan NATO untuk bekerja secara efektif sebagai organisasi pertahanan kolektif," terangnya.

"Saya juga melihat, solidaritas ini dalam aksi, dengan penyebaran tambahan dan kemampuan militer di lapangan. Dan ini mungkin bukti terbaik bagi saya bahwa NATO bekerja," ungkap Nauseda.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!