Gojek Jadi Bagian Stasiun Terpadu Wujudkan Transportasi Umum Terintegrasi
Rabu, 17 Juni 2020 - 12:50 WIB
Co-CEO Gojek Group, Kevin Aluwi menjelaskan, bahwa inovasi dan kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan Gojek terhadap upaya Pemerintah dalam menghadirkan layanan transportasi umum yang terintegrasi. Apalagi, berdasarkan data internal, satu dari dua pengguna aplikasi Gojek sudah pernah menggunakan layanan Gojek untuk menjangkau transportasi umum.
“Gojek berkomitmen mendukung upaya Pemerintah menyediakan fasilitas transportasi terintegrasi yang tetap mengutamakan keamanan. Fitur GoRide Instan merupakan langkah nyata Gojek dalam berkolaborasi secara strategis dan jangka panjang untuk mendukung Program Penataan Kawasan Stasiun dengan menata penumpang dan mitra roda dua pada empat stasiun tersebut,” ungkap Kelvin.
Bahkan sambung dia menerangkan, berdasarkan data internal Gojek, GoRide Instan yang beroperasi di banyak pusat transportasi massal mengurangi waktu tunggu pengguna hingga 40% saat memesan layanan Gojek. Kevin juga menekankan, bahwa Gojek juga memperhatikan aspek kesehatan di titik jemput GoRide Instan.
Titik tersebut menjadi Titik Pencegahan COVID-19 sebagai salah satu bentuk peningkatan standar keamanan dan kesehatan di layanan transportasi Gojek. Di sini, terdapat pengukuran suhu tubuh bagi pelanggan dan mitra driver; pengelolaan antrian dengan prinsip physical distancing; penyediaan hand sanitizer dan hairnet; serta distribusi masker gratis untuk pengguna yang belum membawanya.
Gojek merupakamn aplikasi on-demand pertama yang memiliki layanan kesehatan ini untuk konsumen. Rangkaian inovasi dan inisiatif yang Gojek hadirkan, termasuk lewat kolaborasi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, merupakan bagian dari keseluruhan upaya Gojek dalam mendukung masyarakat untuk bisa berkegiatan secara produktif, dengan pola dan aktivitas yang aman sesuai kondisi saat ini.
“Sebagai moda first-mile-last-mile utama pilihan masyarakat, Gojek juga siap bekerja sama lebih lanjut dan ambil bagian dalam proses revitalisasi 72 stasiun di DKI Jakarta,” papar Kevin.
“Gojek berkomitmen mendukung upaya Pemerintah menyediakan fasilitas transportasi terintegrasi yang tetap mengutamakan keamanan. Fitur GoRide Instan merupakan langkah nyata Gojek dalam berkolaborasi secara strategis dan jangka panjang untuk mendukung Program Penataan Kawasan Stasiun dengan menata penumpang dan mitra roda dua pada empat stasiun tersebut,” ungkap Kelvin.
Bahkan sambung dia menerangkan, berdasarkan data internal Gojek, GoRide Instan yang beroperasi di banyak pusat transportasi massal mengurangi waktu tunggu pengguna hingga 40% saat memesan layanan Gojek. Kevin juga menekankan, bahwa Gojek juga memperhatikan aspek kesehatan di titik jemput GoRide Instan.
Titik tersebut menjadi Titik Pencegahan COVID-19 sebagai salah satu bentuk peningkatan standar keamanan dan kesehatan di layanan transportasi Gojek. Di sini, terdapat pengukuran suhu tubuh bagi pelanggan dan mitra driver; pengelolaan antrian dengan prinsip physical distancing; penyediaan hand sanitizer dan hairnet; serta distribusi masker gratis untuk pengguna yang belum membawanya.
Gojek merupakamn aplikasi on-demand pertama yang memiliki layanan kesehatan ini untuk konsumen. Rangkaian inovasi dan inisiatif yang Gojek hadirkan, termasuk lewat kolaborasi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, merupakan bagian dari keseluruhan upaya Gojek dalam mendukung masyarakat untuk bisa berkegiatan secara produktif, dengan pola dan aktivitas yang aman sesuai kondisi saat ini.
“Sebagai moda first-mile-last-mile utama pilihan masyarakat, Gojek juga siap bekerja sama lebih lanjut dan ambil bagian dalam proses revitalisasi 72 stasiun di DKI Jakarta,” papar Kevin.
Lihat Juga :