India Larang Ekspor Gandum, Mendag: Stok Masih Aman Sampai 3 Bulan
Rabu, 18 Mei 2022 - 12:54 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah mengkaji dampak dari kebijakan terbaru India yang melarang ekspor gandum. Diketahui, kebijakan pelarangan itu diambil Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyusul terjadinya serangan gelombang panas yang membatasi produksi gandum.
Terkait hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, pihaknya tengah mempelajari kebijakan India tersebut.
"Terkait ekspor gandum India, kita sedang pelajari. Tapi kita memang membeli sepertiga dari tepung gandum itu dari India," ungkap Mendag, dikutip Rabu (18/5/2022).
Baca juga: India Larang Ekspor Gandum, Jajan Roti hingga Mi Instan Bakal Lebih Mahal?
Mendag memahami bahwa larangan tersebut ditempuh untuk memprioritaskan kepentingan nasional. "Ini memang masalah-masalah Internasional di mana semua negara memprioritaskan kepentingan nasional. Seperti kita juga prioritasnya untuk kepentingan nasional. Jadi, kita mengerti apa yang mereka maksud," sebut Lutfi.
Dia pun berharap larangan ini tidak berlangsung lama supaya perdagangan internasional bisa kembali berjalan baik. Mendag memastikan pasokan gandum di dalam negeri ketersediaanya masih aman hingga tiga bulan ke depan.
Terkait hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, pihaknya tengah mempelajari kebijakan India tersebut.
"Terkait ekspor gandum India, kita sedang pelajari. Tapi kita memang membeli sepertiga dari tepung gandum itu dari India," ungkap Mendag, dikutip Rabu (18/5/2022).
Baca juga: India Larang Ekspor Gandum, Jajan Roti hingga Mi Instan Bakal Lebih Mahal?
Mendag memahami bahwa larangan tersebut ditempuh untuk memprioritaskan kepentingan nasional. "Ini memang masalah-masalah Internasional di mana semua negara memprioritaskan kepentingan nasional. Seperti kita juga prioritasnya untuk kepentingan nasional. Jadi, kita mengerti apa yang mereka maksud," sebut Lutfi.
Dia pun berharap larangan ini tidak berlangsung lama supaya perdagangan internasional bisa kembali berjalan baik. Mendag memastikan pasokan gandum di dalam negeri ketersediaanya masih aman hingga tiga bulan ke depan.
Lihat Juga :