Upaya Mengukur Kekuatan Ikatan Brand dengan Konsumen
Sabtu, 21 Mei 2022 - 00:35 WIB
Penggunaan internet berpengaruh pada kekuatan sebuah brand. Foto/Ist
JAKARTA - Data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) 2020 menyebutkan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia pada kuartal II 2020 mencapai 196.71 juta orang atau naik sebesar 14,92% dibandingkan 2018 yang mencapai 171.17 juta.
Baca juga: Kesenjangan Digital Masih Terjadi di Indonesia, Penetrasi Internet Didominasi 2 Daerah
Dengan kenaikan jumlah pengguna ini, penetrasi internet di Indonesia pada kuartal II 2020 menjadi 73,7% (dari total jumlah penduduk 266.91 juta) atau naik hampir 10% dibandingkan penetrasi pada 2018 yang masih di sekitar 64,8%. Ditambah lagi, mereka pada umumnya adalah early adopter yang dapat menjadi influencer bagi konsumen lainnya.
Di sisi lain, pandemik 2020-2021 telah menjadi momentum bagi brand untuk memperkuat kanal digital mereka dan mendorong eksistensinya di dunia maya dengan tujuan akhir mencapai bottom line atau kinerja brand dan pemasaran.
Baca juga: Kesenjangan Digital Masih Terjadi di Indonesia, Penetrasi Internet Didominasi 2 Daerah
Dengan kenaikan jumlah pengguna ini, penetrasi internet di Indonesia pada kuartal II 2020 menjadi 73,7% (dari total jumlah penduduk 266.91 juta) atau naik hampir 10% dibandingkan penetrasi pada 2018 yang masih di sekitar 64,8%. Ditambah lagi, mereka pada umumnya adalah early adopter yang dapat menjadi influencer bagi konsumen lainnya.
Di sisi lain, pandemik 2020-2021 telah menjadi momentum bagi brand untuk memperkuat kanal digital mereka dan mendorong eksistensinya di dunia maya dengan tujuan akhir mencapai bottom line atau kinerja brand dan pemasaran.
Lihat Juga :