Museum Batu Bara Milik MIND ID Perkuat Tanjung Enim Jadi Kota Wisata
Kamis, 18 Agustus 2022 - 12:48 WIB
“Komitmen kehadiran Grup MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan di Indonesia selain mengelola cadangan sumber daya alam sesuai dengan praktik good mining practice. Juga menjaga kesinambungan serta menciptakan peradaban baru, baik pada saat proses penambangan maupun pada saat pasca penambangan," ujar Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso.
Salah satu langkah untuk mewujudkan Tanjung Enim menjadi kota wisata adalah pembangunan Museum Batu Bara Bukit Asam. Museum ini merupakan salah satu aset yang digunakan untuk menyimpan, mengoleksi, konservasi, riset, edukasi, maupun hiburan bagi masyarakat.
Kehadiran Museum Batu Bara Bukit Asam ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDG’s), setidaknya pada poin 3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera; poin 8, Pertumbuhan Ekonomi, dan poin 11, Kota dan Pemukiman Berkelanjutan. Serta sejalan dengan Sustainability Pathway MIND ID pada kategori Community and Society dan Economic Development.
Melalui museum ini, para pengunjung dapat mengetahui sejarah pertambangan batu bara dari era kolonial sampai saat ini. Selain itu, terdapat kereta yang akan membawa pengunjung serasa di dalam tambang bawah tanah.
Museum juga dilengkapi dengan Gedung Kesenian, Gedung Pusat Kuliner, dan Taman Mini Sumsel. Diharapkan dapat menjadi landscape sekaligus objek wisata pendidikan bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Salah satu langkah untuk mewujudkan Tanjung Enim menjadi kota wisata adalah pembangunan Museum Batu Bara Bukit Asam. Museum ini merupakan salah satu aset yang digunakan untuk menyimpan, mengoleksi, konservasi, riset, edukasi, maupun hiburan bagi masyarakat.
Kehadiran Museum Batu Bara Bukit Asam ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDG’s), setidaknya pada poin 3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera; poin 8, Pertumbuhan Ekonomi, dan poin 11, Kota dan Pemukiman Berkelanjutan. Serta sejalan dengan Sustainability Pathway MIND ID pada kategori Community and Society dan Economic Development.
Melalui museum ini, para pengunjung dapat mengetahui sejarah pertambangan batu bara dari era kolonial sampai saat ini. Selain itu, terdapat kereta yang akan membawa pengunjung serasa di dalam tambang bawah tanah.
Museum juga dilengkapi dengan Gedung Kesenian, Gedung Pusat Kuliner, dan Taman Mini Sumsel. Diharapkan dapat menjadi landscape sekaligus objek wisata pendidikan bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Lihat Juga :