Perusahaan China Ditendang Keluar dari Penambangan Lithium di Kanada

Kamis, 10 November 2022 - 21:52 WIB
Menteri Inovasi, Francois-Philippe Champagne mengumumkan pembatasan minggu ini terhadap kemampuan perusahaan asing untuk memproduksi mineral penting. Ia memperingatkan, setiap investasi hanya akan diterima bila memenuhi beberapa syarat.

Baca Juga: Permintaan Baterai Lithium Indonesia di 2035 hanya 1,1% dari Bisnis Global

Menyusul perang Rusia Ukraina yang mengganggu pasar minyak dan gas dunia, dan konflik dengan China, yang menghasilkan sebagian besar tanah jarang dunia, pemerintah Barat menginginkan rantai pasokan industri yang dikendalikan oleh sekutunya.

Pengadilan mengamanatkan bahwa Sinomine (Hong Kong) Rare Metals Resources harus menjual sahamnya di Power Metals Corp., sebuah perusahaan yang berbasis di Vancouver dengan kepentingan eksplorasi tantalum, lithium, dan cesium di Ontario utara.

Chengze Lithium International Ltd. harus menjual sahamnya di Lithium Chile Inc., sebuah bisnis yang berbasis di Calgary dengan menggarap lithium di Chili. Ultra Lithium Inc., yang berbasis di Vancouver, yang memiliki tambang lithium dan emas di Kanada dan Argentina, diperintahkan untuk menjual saham Zangge Mining Investment.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!