Rebutan Investor, Jokowi: Saya Enggak Mau Dengar Lagi Ada yang Mempersulit!

Rabu, 30 November 2022 - 14:53 WIB
"Karena kepercayaan itu sudah kita peroleh, trustnya sudah peroleh, sekarang bagaimana implementasi dari policy-policy yang telah kita ambil. Jangan sampai ada yang menganggu kepercayaan yang sudah kita dapatkan, jangan sampai hilang gara-gara kita salah mentreatment, salah memperlakukan investasi yang masuk ke negara kita. Karena ketatnya persaingan dalam merebut investasi," jelasnya.

Baca Juga: Bahlil Umbar Janji di Depan Jokowi: Target Investasi Rp1.200 Triliun Akan Tercapai

Sambung Jokowi mengungkapkan, bahwa investor menjadi rebutan dikarenakan semua negara ingin ada arus modal yang masuk. Karena jika tidak ada tambahan dana, maka pertumbuhan ekonomi tidak akan terjadi.

"Kita selalu melihat negara mana yang ramai investasinya, kenapa dia ramai kita pelajari lewat intelejen ekonomi kita. Kenapa lebih berbondong-bondong kesana tidak kesini, ada kebijakan tambahan. ada inisiatif tambahan. Task holiday diberikan, perlakuan-perlakuan yang lebih baik kita pelajari semuanya," ungkapnya.

"Tapi kalau nanti di dalam pelaksanaan masih ada yang ganggu-ganggu, ya sudah buyar semuanya yang namanya policy kebijakan yang telah di desain," imbuhnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!