Turun 13%, Harga Minyak Perpanjang Kerugian

Selasa, 28 April 2020 - 12:13 WIB
Saat permintaan turun, beberapa produsen minyak mengumumkan pengurangan produksi demi mengerek harga. Namun pasar pesimis langkah tersebut dapat mendongkrak harga, karena inti masalah adalah pandemi Covid-19 yang telah menghilangkan selera permintaan minyak.

OPEC dan sekutunya akan mengadakan pertemuan pada Mei mendatang untuk memotong produksi 9,7 juta barel per hari. Perusahaan minyak AS, Exxon dan Chevron juga mengurangi produksinya demi meningkatkan harga.

Namun, Birch mencatat meski harga minyak mentah telah turun tapi produksi minyak AS telah mencapai rekor pada kuartal I 2020, sehingga membuat pasokan minyak menjadi oversupply. WTI dan Brent pun diprediksi akan mengalami kerugian selama empat bulan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2017.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!