Dukungan 15 K/L Percepat Pembangunan Sistem Logistik Nasional yang Efisien

Rabu, 22 Februari 2023 - 21:41 WIB
loading...
Dukungan 15 K/L Percepat...
Penataan ekosistem logistik nasional dilakukan untuk meningkatkan kemudahan dalam pelayanan publik di bidang logistik. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Pemerintah memacu pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 sembari terus berupaya meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Salah satunya melalui Ekosistem Logistik Nasional atau National Logistic Ecosystem (NLE).

Penataan NLE terus dilakukan untuk meningkatkan kemudahan dalam pelayanan publik di bidang logistik. Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana menerangkan, NLE merupakan ekosistem logistik nasional yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang dan sebaliknya.

Berdasarkan Inpres 5 Tahun 2020, penataan NLE mengacu pada empat pilar yaitu simplifikasi proses bisnis pemerintah, kolaborasi platform logistik, kemudahan dan fasilitas pembayaran, serta tata ruang kepelabuhan. NLE diharapkan mampu mendorong biaya logistik yang kompetitif dan transparansi layanan-layanan logistik.

"Penataan NLE menjadi wujud kehadiran negara dalam rangka meningkatkan efisiensi dan simplifikasi layanan kepada dunia usaha, sehingga dapat tercipta iklim logistik yang lebih baik dan mendukung pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya, Rabu (22/2/2023).

Menurut dia, sinergi dan kolaborasi antarsistem kementerian/lembaga yang terintegrasi akan mampu mewujudkan ekosistem logistik digital dan mendorong biaya logistik yang kompetitif yang manfaatnya dapat dirasakan oleh para pelaku usaha.

Hatta menyebut, saat ini pembangunan dan penyempurnaan sistem teknologi informasi yang menjadi tulang punggung NLE terus dilakukan.

Di sektor layanan logistik pemerintahan, NLE hadir dengan layanan Single Subsmission (SSm) yang mencakup SSm Pabean Karantina, SSm Pengangkut, dan SSm Perizinan.

Layanan-layanan lainnya yang menjadi bagian dari program NLE yaitu DO Online, SP2 Online, Autogate/Gate System, Single Truck ID (STID). Sedangkan beberapa sistem pendukung lainnya masih dalam tahap pengembangan.

Baca juga:S ektor Logistik Kian Optimistis Tahun Ini, Bisa Sumbang Rp1.000 Triliun Lebih ke PDB

Dengan dukungan lebih dari lima belas kementerian/lembaga (K/L), sambung Hatta, potensi membangun sistem layanan logistik nasional yang lebih efisien terasa semakin terbuka.

Dia menambahkan, penataan NLE didukung dan diperkuat oleh berbagai kebijakan serta program lainnya yang bertujuan memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional menuju visi Indonesia Maju, termasuk kolaborasi LNSW dengan KPK dalam pencegahan korupsi di lingkungan pelabuhan melalui kanal Jaga Pelabuhan.

“Diharapkan kolaborasi dengan asosiasi, pelaku usaha, dan instansi pemerintah yang terintegrasi, mampu menyukseskan penataan ekosistem logistik nasional," tandasnya.

Baca juga: Jokowi Lepas Bantuan 140 Ton Logistik untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

Kolaborasi dalam NLE juga tercermin dari pelaksanaan sosialisasi program NLE kepada pelaku usaha, asosiasi dan instansi di wilayah Semarang dan Jawa Tengah, oleh Bea Cukai Tanjung Emas dan LNSW, pada Kamis (16/2).

Dukungan 15 K/L Percepat Pembangunan Sistem Logistik Nasional yang Efisien


Kegiatan tersebut ditujukan untuk pemutakhiran penerapan NLE di Pelabuhan Tanjung Emas dan menguatkan kolaborasi semua pihak demi menjamin kesuksesan NLE.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Purbaya Putuskan Nasib...
Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan, Bakal Dicopot?
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved