Mimpi Besar Merger BUMN Panas Bumi, Erick Thohir: Kalau Bisa Jadi Kekuatan Besar
Senin, 27 Februari 2023 - 16:39 WIB
loading...
Menteri BUMN, Erick Thohir berbicara soal peluang konsolidasi atau merger antara PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, (PGE), PT PLN Gas & Geothermal, dan PT Geo Dipa Energi (Persero). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir berbicara soal peluang konsolidasi atau merger antara PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, (PGE), PT PLN Gas & Geothermal, dan PT Geo Dipa Energi (Persero). Meski begitu rencana merger BUMN Panas Bumi itu belum mendapat persetujuan pemerintah hingga saat ini.
Baca Juga: Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Erick Thohir menilai Indonesia memiliki instrumen potensial untuk memaksimalkan pemanfaatan industri energi panas bumi (geothermal). Instrumen yang dimaksud adalah keberadaan ketiga BUMN di sektor energi panas bumi tersebut.
Menurutnya konsolidasi ketiga perusahaan pelat merah itu mampu menggarap potensi geothermal di dalam negeri yang tercatat mencapai 24 Giga Watt (GW). Saat ini pemanfaatannya baru 2 GW saja.
"Geothermal itu ada 24 GW, belum yang namanya air, angin, dan matahari. Tapi kalau bicara matahari dan angin itu tidak konstan. Kita juga perlu sumber yang stabil yaitu Geothermal dan air," ungkap Erick Thohir kepada Wartawan di Jakarta, Senin (27/2/2023).
PGE merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero), sedangkan PLN Gas & Geothermal adalah anak usaha PT PLN (Persero). Keduanya berada dibawah pengawasan dan kontrol Kementerian BUMN.
Baca Juga: Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Baca Juga: Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Erick Thohir menilai Indonesia memiliki instrumen potensial untuk memaksimalkan pemanfaatan industri energi panas bumi (geothermal). Instrumen yang dimaksud adalah keberadaan ketiga BUMN di sektor energi panas bumi tersebut.
Menurutnya konsolidasi ketiga perusahaan pelat merah itu mampu menggarap potensi geothermal di dalam negeri yang tercatat mencapai 24 Giga Watt (GW). Saat ini pemanfaatannya baru 2 GW saja.
"Geothermal itu ada 24 GW, belum yang namanya air, angin, dan matahari. Tapi kalau bicara matahari dan angin itu tidak konstan. Kita juga perlu sumber yang stabil yaitu Geothermal dan air," ungkap Erick Thohir kepada Wartawan di Jakarta, Senin (27/2/2023).
PGE merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero), sedangkan PLN Gas & Geothermal adalah anak usaha PT PLN (Persero). Keduanya berada dibawah pengawasan dan kontrol Kementerian BUMN.
Baca Juga: Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Lihat Juga :