Usai Tebar Insentif, Luhut Gaspol Komunikasi dengan Investor Kendaraan Listrik
Senin, 06 Maret 2023 - 16:35 WIB
loading...
Menko Luhut akan intensifkan komunikasi dengan investor kendaraan listrik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pemberian insentif yang akan diberikan pada 20 Maret nanti berguna bagi keberlanjutan investasi kendaraan listrik di Indonesia. Luhut menambahkan, usai mengumumkan pemberian insentif, pemerintah akan melakukan negosiasi dengan sejumlah investor kendaraan listrik di dunia.
Baca juga: Beda dengan Kemenperin, Ini Skema Insentif Kendaraan Listrik dari ESDM
"Karena kendala dari mereka masih ingin melihat Indonesia memberikan insentif yang sama atau tidak, dan negara yang memproduksi sama seperti ini," kata Luhut dalam konfrensi pers di Kantornya, Senin (6/3/2023).
Selain itu, Luhut juga menyebutkan bahwa akan ada dua perusahaan kendaraan listrik terbesar di dunia yang sedang dalam tahap finalisasi. Sayangnya, Luhut belum mengungka kedua nama perusahaan tersebut.
"Ini juga menjadi sangat pentinga karena ada dua produsen kendaraan (EV) besar dunia yang sedang kita finalisasikan. Kita berharap dengan keluar ini (insentif kendaraan listrik) atau aturan (lain) membuat posisi kita lebih kuat dari apa yang terjadi beberapa waktu terakhir," tambanya.
Baca juga: Beda dengan Kemenperin, Ini Skema Insentif Kendaraan Listrik dari ESDM
"Karena kendala dari mereka masih ingin melihat Indonesia memberikan insentif yang sama atau tidak, dan negara yang memproduksi sama seperti ini," kata Luhut dalam konfrensi pers di Kantornya, Senin (6/3/2023).
Selain itu, Luhut juga menyebutkan bahwa akan ada dua perusahaan kendaraan listrik terbesar di dunia yang sedang dalam tahap finalisasi. Sayangnya, Luhut belum mengungka kedua nama perusahaan tersebut.
"Ini juga menjadi sangat pentinga karena ada dua produsen kendaraan (EV) besar dunia yang sedang kita finalisasikan. Kita berharap dengan keluar ini (insentif kendaraan listrik) atau aturan (lain) membuat posisi kita lebih kuat dari apa yang terjadi beberapa waktu terakhir," tambanya.
Lihat Juga :