Beda dengan Kemenperin, Ini Skema Insentif Kendaraan Listrik dari ESDM

Senin, 06 Maret 2023 - 15:12 WIB
loading...
Beda dengan Kemenperin,...
ESDM akan memberikan insentif untuk konversi motor konvensional ke listrik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Rida Maulana memastikan pihaknya siap untuk menyalurkan insentif atau bantuan pemerintah untuk mendorong ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Insentif yang diberikan ESDM berupa konversi kendaraan konvensional ke listrik.

Baca juga: Resmi, Insentif Kendaraan Listrik Rp7 Juta Berlaku 20 Maret 2023

"Kami dari kementerian ESDM terkait dgn program KBLBB ini bisa kami pastikan siap untuk salurkan bantuan pemerintah, khususnya untuk program konversi," jelas Rida saat konferensi pers "Insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai" hari ini, Senin (6/3/2023).

Rida menuturkan ada pembagian tugas antara pihaknya dengan Kementerian Perindustrian. Untuk konversi melalui Kementerian ESDM, sedangkan untuk insentif kendaraan yang baru dari Kementerian Perindustrian.

"Mohon izin mempertegas tujuan konversi ya, kita ada amanah dari perpres untuk mempercepat dan kita ingin adanya ekosistem KBLBB," pungkas Rida.

Biaya konversi kendaraan konvensional ke listrik berkisar Rp15 juta per unit. Sementara besaran insentif pembelian motor listrik Rp7 juta per unit. Jika mengacu pada besaran insentif kendaraan baru, maka masyarakat masih harus menanggung selisih biaya konversi itu.

Kementerian ESDM sendiri menargetkan konversi motor BBM ke listrik sebanyak 1.000 unit pada tahun ini. Bakal ada 13 juta motor listrik dari motor listrik baru dan hasil konversi pada tahun 2030.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
Rekomendasi
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved