Wall Street Ditutup Menghijau Usai Kekhawatiran Krisis Perbankan Mulai Reda
Jum'at, 17 Maret 2023 - 07:35 WIB
loading...
Rebound kuat sektor keuangan membantu indeks utama Wall Street berakhir positif pada perdagangan, Kamis (16/3/2023) waktu setempat. Foto/Dok
A
A
A
NEW YORK - Rebound kuat sektor keuangan membantu indeks utama Wall Street berakhir positif pada perdagangan, Kamis (16/3/2023) waktu setempat. Hal itu terjadi setelah beberapa pemberi pinjaman terbesar negara itu datang untuk menyelamatkan First Republic Bank.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 371,98 poin atau 1,17% menjadi 32.246,55. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) menguat 68,35 poin yang setara 1,76% di posisi 3.960,28 dan selanjutnya Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 283,23 poin atau 2,48% ke level 11.717,28.
Baca Juga: HSBC Akuisisi Silicon Valley Bank di Inggris Seharga 1 Poundsterling
Mengutip Reuters, sektor teknologi (.SPLRCT) berkontribusi pada kenaikan untuk membantu mendorong Komposit Nasdaq ke kinerja terkuatnya sejak 2 Februari 2022.
Baca Juga: Raksasa Bank Swiss di Ambang Kebangkrutan, Wall Street Ditutup Variatif
Putaran terbaru terjadi setelah kenaikan suku bunga 50 basis poin oleh Bank Sentral Eropa, yang pada hari sebelumnya telah meredam sentimen investor yang sudah dirugikan oleh kekhawatiran krisis perbankan usai jatuhnya 3 bank asal Amerika Serikat (AS).
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 371,98 poin atau 1,17% menjadi 32.246,55. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) menguat 68,35 poin yang setara 1,76% di posisi 3.960,28 dan selanjutnya Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 283,23 poin atau 2,48% ke level 11.717,28.
Baca Juga: HSBC Akuisisi Silicon Valley Bank di Inggris Seharga 1 Poundsterling
Mengutip Reuters, sektor teknologi (.SPLRCT) berkontribusi pada kenaikan untuk membantu mendorong Komposit Nasdaq ke kinerja terkuatnya sejak 2 Februari 2022.
Baca Juga: Raksasa Bank Swiss di Ambang Kebangkrutan, Wall Street Ditutup Variatif
Putaran terbaru terjadi setelah kenaikan suku bunga 50 basis poin oleh Bank Sentral Eropa, yang pada hari sebelumnya telah meredam sentimen investor yang sudah dirugikan oleh kekhawatiran krisis perbankan usai jatuhnya 3 bank asal Amerika Serikat (AS).
Lihat Juga :