Penurunan Sektor Properti Bisa Gerus Pendapatan Bank Besar China

Rabu, 05 April 2023 - 10:17 WIB
loading...
Penurunan Sektor Properti...
Sejumlah bank besar di China diproyeksikan mengalami perlambatan pertumbuhan pendapatan dan tekanan margin imbas penurunan sektor properti yang terus berlanjut. Foto/REUTERS/Jason Lee
A A A
JAKARTA - Sejumlah bank besar di China diproyeksikan mengalami perlambatan pertumbuhan pendapatan dan tekanan margin. Pemicunya adalah penurunan sektor properti yang terus berlanjut.

Biaya yang lebih tinggi pada sektor tersebut dan prospek ekonomi makro global yang memburuk dinilai mempengaruhi pertumbuhan Negeri Tirai Bambu.

Analis perbankan di Moody’s, Nicholas Zhu, memperingatkan bank - bank yang menghadapi risiko berkelanjutan dari pasar properti, setelah lima bank besar membukukan lonjakan rasio pinjaman bermasalah (non-performing loan ratio/NPL) dalam pinjaman real estate tahun lalu.

"Volatilitas transisi dari koreksi di pasar properti akan menimbulkan risiko terhadap kualitas aset bank tahun ini," kata Analis perbankan di Moody’s, Nicholas Zhu, dilansir Reuters, Selasa (4/4/2023).

Ekonomi China memang menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah berakhirnya tiga tahun kebijakan ketat COVID-19 yang telah mengganggu perdagangan dan menurunkan permintaan domestik. Meski begitu, fondasi pemulihan dinilai belum solid, khususnya dari sektor perbankan.

Beberapa tantangan yang dihadapi pemberi pinjaman terbukti ketika lima bank milik negara terbesar di China melaporkan hasil tahunan pada pekan lalu.

Dua bank terbesar China, yakni Industrial and Commercial Bank of China dan China Construction Bank Corp melaporkan penurunan pendapatan. Tiga lainnya membukukan pertumbuhan pendapatan kecil sekitar 2% atau bahkan di bawahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved