Penurunan Sektor Properti Bisa Gerus Pendapatan Bank Besar China
Rabu, 05 April 2023 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Terbang ke Beijing, Luhut Sampaikan Pesan Jokowi ke China Soal IKN Nusantara
Pendapatan sektor perbankan di Negeri Panda dan margin bunga bersih (net interest margins/NIM) diperkirakan akan melambat lebih jauh pada kuartal pertama tahun ini lantaran pinjaman di China yang dijaminkan secara luas oleh sektor properti. Maka, pendapatan perbankan juga akan beresiko bila nilai properti mengalami penurunan.
“Selain itu, bank-bank China juga menghadapi dinamika harga yang tidak menguntungkan. Kredit melimpah, namun permintaannya menurun. Bank bersaing dengan harga yang ketat,” ungkap analis Citigroup, Judy Zhang.
Baca juga: Kekhawatiran atas Kebangkrutan 3 Bank di AS Tak Perlu Ditanggapi
Dia menambahkan, langkah-langkah untuk menstabilkan pasar properti dibutuhkan untuk mengurangi risiko penularan ke sistem perbankan. “Langkah tersebut pada akhirnya harus mampu memulihkan kepercayaan pembeli dan menopang penjualan properti," imbuh Zhu.
Pendapatan sektor perbankan di Negeri Panda dan margin bunga bersih (net interest margins/NIM) diperkirakan akan melambat lebih jauh pada kuartal pertama tahun ini lantaran pinjaman di China yang dijaminkan secara luas oleh sektor properti. Maka, pendapatan perbankan juga akan beresiko bila nilai properti mengalami penurunan.
“Selain itu, bank-bank China juga menghadapi dinamika harga yang tidak menguntungkan. Kredit melimpah, namun permintaannya menurun. Bank bersaing dengan harga yang ketat,” ungkap analis Citigroup, Judy Zhang.
Baca juga: Kekhawatiran atas Kebangkrutan 3 Bank di AS Tak Perlu Ditanggapi
Dia menambahkan, langkah-langkah untuk menstabilkan pasar properti dibutuhkan untuk mengurangi risiko penularan ke sistem perbankan. “Langkah tersebut pada akhirnya harus mampu memulihkan kepercayaan pembeli dan menopang penjualan properti," imbuh Zhu.
(ind)
Lihat Juga :