Terusik Komentar Sri Mulyani, Misbakhun Tuding Rendahkan STAN dan Para Alumninya
Senin, 20 Juli 2020 - 09:37 WIB
loading...
Misbakhun mengatakan, tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran Bu Menkeu SMI dengan mengatakan bahwa mahasiswa STAN hanya belajar akuntansi saja, tidak bisa membaca laporan keuangan, tidak mengerti perekonomian negara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (SMI) telah merendahkan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan para alumninya. Penilaian itu didasari pernyataan mantan direktur Bank Dunia itu dalam wawancara pada acara puncak Dies Natalis ke-5 Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN secara daring, Sabtu (18/7).
(Baca Juga: Alumni STAN Jangan Hanya Pintar Menghitung, Sri Mulyani: Jadi Pembuat Kebijakan )
Sri Mulyani dalam wawancara dengan Adelia Surya Pratiwi itu menyatakan bahwa kurikulum PKN STAN harus ditinjau ulang. Menurutnya, mahasiswa PKN STAN yang kelak akan menjadi pembuat kebijakan ternyata tidak diajari tentang APBN. “Anda diajari akuntansi, anda tidak diajari APBN keseluruhan,” ujar Sri Mulyani.
Misbakhun pun keberatan dengan pernyataan tersebut. Alumnus Program Studi Perpajakan STAN itu mengaku kaget dengan pernyataan Menkeu SMI.
“Saya tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran Bu Menkeu SMI dengan mengatakan bahwa mahasiswa STAN hanya belajar akuntansi saja, tidak bisa membaca laporan keuangan, tidak mengerti perekonomian kebijakan keuangan negara. Diajari akuntansi tetapi tidak diajari APBN secara keseluruhan,” ujar Misbakhun melalui layanan pesan di Jakarta, Senin (20/7/2020).
(Baca Juga: Alumni STAN Jangan Hanya Pintar Menghitung, Sri Mulyani: Jadi Pembuat Kebijakan )
Sri Mulyani dalam wawancara dengan Adelia Surya Pratiwi itu menyatakan bahwa kurikulum PKN STAN harus ditinjau ulang. Menurutnya, mahasiswa PKN STAN yang kelak akan menjadi pembuat kebijakan ternyata tidak diajari tentang APBN. “Anda diajari akuntansi, anda tidak diajari APBN keseluruhan,” ujar Sri Mulyani.
Misbakhun pun keberatan dengan pernyataan tersebut. Alumnus Program Studi Perpajakan STAN itu mengaku kaget dengan pernyataan Menkeu SMI.
“Saya tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran Bu Menkeu SMI dengan mengatakan bahwa mahasiswa STAN hanya belajar akuntansi saja, tidak bisa membaca laporan keuangan, tidak mengerti perekonomian kebijakan keuangan negara. Diajari akuntansi tetapi tidak diajari APBN secara keseluruhan,” ujar Misbakhun melalui layanan pesan di Jakarta, Senin (20/7/2020).
Lihat Juga :