Wall Street Berakhir Melesat Diterpa Optimisme Berakhirnya Tren Suku Bunga Tinggi
Jum'at, 14 April 2023 - 07:56 WIB
loading...
Wall Street melesat naik pada akhir perdagangan Kamis (13/4/2023) waktu setempat seiring data ekonomi yang menunjukkan pendinginan inflasi. Foto/Dok
A
A
A
NEW YORK - Wall Street melesat naik pada akhir perdagangan Kamis (13/4/2023) waktu setempat seiring data ekonomi yang menunjukkan pendinginan inflasi dan pasar tenaga kerja. Hal itu memicu optimisme bahwa Federal Reserve alias The Fed dapat mendekati akhir dari siklus kenaikan suku bunga yang agresif.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Positif, Inflasi Konsumen dan Produsen Bangun Optimisme Pasar
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 383,19 poin atau 1,14% menjadi 34.029,69. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) meningkat 54,27 poin atau 1,33% pada level 4.146,22 dan Nasdaq Composite (.IXIC) mbertambah 236,94 poin, atau 1,99%, pada 12.166,27.
Ketiga indeks saham utama AS melonjak lebih dari 1%, dengan megacaps sensitif suku bunga termasuk Apple Inc (AAPL.O), Microsoft Corp (MSFT.O) dan Amazon.com (AMZN.O) memberikan kekuatan paling atas dan mendorong Nasdaq yang padat teknologi naik hampir 2% ke lompatan persentase satu hari terbesarnya dalam hampir sebulan.
Baca Juga: The Fed Mencemaskan Krisis Perbankan, Wall Street Ditutup Ambruk
Data yang dirilis sebelum bel menunjukkan penurunan harga produsen yang lebih curam dari perkiraan dan klaim baru untuk tunjangan pengangguran muncul di atas konsensus. Keduanya memberi sinyal bahwa rentetan kenaikan suku bunga The Fed , yang dimulai lebih dari setahun yang lalu, berfungsi sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Positif, Inflasi Konsumen dan Produsen Bangun Optimisme Pasar
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 383,19 poin atau 1,14% menjadi 34.029,69. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) meningkat 54,27 poin atau 1,33% pada level 4.146,22 dan Nasdaq Composite (.IXIC) mbertambah 236,94 poin, atau 1,99%, pada 12.166,27.
Ketiga indeks saham utama AS melonjak lebih dari 1%, dengan megacaps sensitif suku bunga termasuk Apple Inc (AAPL.O), Microsoft Corp (MSFT.O) dan Amazon.com (AMZN.O) memberikan kekuatan paling atas dan mendorong Nasdaq yang padat teknologi naik hampir 2% ke lompatan persentase satu hari terbesarnya dalam hampir sebulan.
Baca Juga: The Fed Mencemaskan Krisis Perbankan, Wall Street Ditutup Ambruk
Data yang dirilis sebelum bel menunjukkan penurunan harga produsen yang lebih curam dari perkiraan dan klaim baru untuk tunjangan pengangguran muncul di atas konsensus. Keduanya memberi sinyal bahwa rentetan kenaikan suku bunga The Fed , yang dimulai lebih dari setahun yang lalu, berfungsi sebagaimana mestinya.
Lihat Juga :