Ajib! Hannover Messe Belum Digelar, Indonesia Sudah Catatkan Kontrak Rp30 Triliun
Minggu, 16 April 2023 - 17:20 WIB
loading...
Hannover Messe 2023 jadi ajang Indonesia untuk meningkatkan ekspor manufaktur. Foto/Ilustrasi/@hannovermesse
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang pernah tiga kali menjadi Official Partner Country Hannover Messe, sebuah pameran teknologi dunia yang digelar di Jerman. Pameran yang akan berlangsung pada 17 hingga 21 April ini digelar oleh Deutsche Messe AG (DMAG).
Baca juga: Menko Airlangga Pastikan Persiapan Indonesia di Ajang Hannover Messe 2023 Sudah 100 Persen
"Alhamdulillah, DMAG kembali memilih Indonesia sekali lagi untuk HM 2023. Hal ini tidak boleh disia-siakan, dan keberadaan sebagai negara mitra harus kita gunakan sebaik-baiknya,” ujar Menperin dalam keteranganya, dikutip Minggu (16/4/2023)
Agus menyapaikan meskipun Hannover Messe 2023 belum dibuka secara resmi, namun per Jumat kemarin, telah ada penandandatanganan kontrak business to business (B to B) senilai USD2 miliar atau Rp30 triliun (kurs Rp15.000).
“Setelah HM 2023 dibuka pada 16 April 2023 nanti, terus-menerus akan ada kerja sama investasi dari perusahaan-perusahaan yang masuk ke Indonesia,” katanya.
Baca juga: Menko Airlangga Pastikan Persiapan Indonesia di Ajang Hannover Messe 2023 Sudah 100 Persen
"Alhamdulillah, DMAG kembali memilih Indonesia sekali lagi untuk HM 2023. Hal ini tidak boleh disia-siakan, dan keberadaan sebagai negara mitra harus kita gunakan sebaik-baiknya,” ujar Menperin dalam keteranganya, dikutip Minggu (16/4/2023)
Agus menyapaikan meskipun Hannover Messe 2023 belum dibuka secara resmi, namun per Jumat kemarin, telah ada penandandatanganan kontrak business to business (B to B) senilai USD2 miliar atau Rp30 triliun (kurs Rp15.000).
“Setelah HM 2023 dibuka pada 16 April 2023 nanti, terus-menerus akan ada kerja sama investasi dari perusahaan-perusahaan yang masuk ke Indonesia,” katanya.
Lihat Juga :