Sanksi AS Tumpul?, Miliarder Rusia Justru Dapat Durian Runtuh Rp1.537 Triliun

Rabu, 19 April 2023 - 06:51 WIB
loading...
A A A
Kemudian Aleksandra juga terkana sanksi pada bulan Juni. Perwakilannya berpendapat bahwa dia seharusnya tidak dimasukkan dalam daftar miliarder karena alasan itu, tetapi Forbes telah menghubungkan kekayaannya dengan Melnichenko dan keluarganya, termasuk istrinya.

Faktanya untuk semua miliarder Rusia, Forbes menghitung kekayaan mereka pada tahun 2023 dengan menggunakan struktur kepemilikan dari Februari 2022, sebelum invasi Rusia ke Ukraina, dan karenanya masih memasukkan Eurochem dan SUEK dalam perkiraan kekayaan bersih Melnichenko.

Menurut Anders Aslund, penting juga membedakan efek sanksi terhadap oligarki dengan aset mereka yang signifikan di luar negeri dan terutama yang berbasis di Rusia.

"Perkiraan saya adalah bahwa mereka telah sangat menderita. Orang-orang yang duduk di antara (Barat dan Rusia) ini telah kalah," katanya, menunjuk pada penurunan nilai bisnis seperti grup perbankan Alfa Bank yang berbasis di Luksemburg, yang dimiliki bersama oleh miliarder yang terkena sanksi Mikhail Fridman, Pyotr Aven, German Khan dan Alexei Kuzmichev.

(Pemilik kelima, Andrei Kosogov, belum dikenai sanksi.) Hal itu membedakan mereka dari sebagian dengan kepemilikan terkonsentrasi di Rusia dan punya hubungan lebih dekat dengan Putin, seperti Arkady dan Boris Rotenberg.

Faktanya, Forbes memperkirakan bahwa Arkady Rotenberg, saudaranya Boris dan putranya Igor semuanya lebih kaya saat ini daripada sebelum perang. Dimana mereka memperoleh USD500 juta hingga USD6,2 miliar secara kolektif.

Dengan sangat sedikit harta yang diketahui di luar Rusia, mereka belum terpukul oleh sanksi Barat yang menargetkan saham di perusahaan asing atau investasi keuangan di luar negeri.

Namun proyeksi ekonomi Rusia lebih beragam daripada nasib yang dialami orang terkaya di negara itu. Ekonomi Rusia tercatat menyusut sekitar 2,5% tahun lalu, menurut statistik pemerintah, jauh lebih rendah dari perkiraan yang meramalkan kejatuhan 12% atau lebih.

Meski begitu apa yang dialami Rusia dilihat masih sebagai penurunan tajam, apabila dibandingkan dengan pertumbuhan PDB 3,5% yang tercatat di UE (Uni Eropa) dan AS mencapai 2,1%. Ada juga tanda-tanda bahwa sanksi Barat -terutama pembatasan harga pada minyak Rusia yang diberlakukan pada bulan Desember dan larangan Uni Eropa terhadap produk minyak Rusia yang sepenuhnya dimulai dua bulan lalu- akhirnya membebani ekonomi Rusia.

Kementerian Keuangan Rusia mengumumkan defisit anggaran sebesar USD29,5 miliar pada kuartal pertama tahun 2023, Sebagian besar karena penurunan pendapatan dari sektor minyak dan gas (migas).

Terkait dampaknya sanksi tersebut terhadap jajaran orang-orang terkaya Rusia, hanya satu individu terkena sanksi -Oleg Tinkov- yang keluar dari daftar miliarder selama setahun terakhir. Hal itu terjadi ketika dia diduga dipaksa untuk menjual asetnya dengan harga murah setelah mengkritik perang Putin.

Sanksi bahkan belum menargetkan orang yang tepat, menurut Tinkov. "Jika saya adalah pemerintah Barat, saya akan menargetkan lebih, tepatnya," katanya kepada Forbes Mei lalu.

"Ada orang-orang yang belum dimasukkan dalam daftar yang menjadi dompet Putin."
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved