Penjualan Menggeliat, Kelas Menengah Jadi Harapan Industri Automotif

Selasa, 21 Juli 2020 - 11:09 WIB
loading...
Penjualan Menggeliat,...
Industri automotif nasional pada masa pandemi Covid-19 dinilai masih tetap prospektif. Hal ini terlihat dari menggeliatnya kembali volume penjualan. Foto: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Industri automotif nasional pada masa pandemi Covid-19 dinilai masih tetap prospektif. Hal ini terlihat dari menggeliatnya kembali volume penjualan, pembangunan infrastruktur, yang terus dilakukan, dan masih tingginya kapasitas produksi dengan didukung populasi kelas menengah.

Dalam laporan Bank Dunia, jumlah kelas menengah di Indonesia terus meningkat, jika pada 2018 baru menembus 30% dari jumlah populasi penduduk Indonesia. Tahun lalu angkanya meningkat menjadi 2019 mendekati separuh dari populasi penduduk Indonesia atau sekitar 115 juta penduduk Indonesia saat ini.

Kenaikan jumlah penduduk kelas menengah ini telah mengerek jumlah kepemilikan mobil di Indonesia. Dari yang semula 80-87 mobil per seribu penduduk, tahun lalu angkanya sudah naik menjadi 99 mobil per seribu penduduk.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian Johnny Darmawan mengatakan daya beli kelas menengah atas masih menjadi harapan industri automotif meskipun tidak akan kembali pada kondisi sebelum pandemi. Menurutnya di tengah kondisi pandemi kini, memaksa masyarakat harus fokus ke kebutuhan primer. "Tahun ini pertumbuhan industri akan jatuh. Kelas menengah akan mendukung pembelian semester dua. Setidaknya angkanya lebih baik dibandingkan saat PSBB lalu," ujar Johnny di Jakarta, kemarin. (Baca: Pasar Mobil Bekas di Indonesia Diyakini Pulih)

Lebih lanjut dia juga mengingatkan data industri automotif per Juni 2020 yang menyebut mulai ada kenaikan penjualan automotif tidak menunjukkan kondisi sebenarnya. Data tersebut merupakan akumulasi dari kondisi awal tahun yang masih relatif normal.

"Data tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi riil karena dihitung sejak awal tahun. Kondisi terparah sejak Maret hingga Juni 2020. Hingga akhir tahun ini volume penjualan di kisaran hanya 500.000-550.000 unit," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum Kadin Mendorong...
Ketum Kadin Mendorong Insentif Fiskal Bagi Industri Otomotif
Horor! Industri Mobil...
Horor! Industri Mobil Uni Eropa Diramal Bakal Runtuh
Banyak Negara Berjuang...
Banyak Negara Berjuang Atasi Krisis, Jokowi : 96 Negara Jadi Pasien IMF
CEO Alamsyah Cheung...
CEO Alamsyah Cheung Berbagi Kiat Sukses FoxLogger dalam Menjaga Stabilitas Bisnis
Menko Airlangga Sebut...
Menko Airlangga Sebut Pembangunan Infrastruktur Jalan Tak Mampu Imbangi Penjualan Kendaraan
Paving Ground Bekasi...
Paving Ground Bekasi Hadir, Uji Kendaraan Bermotor Tak Perlu Lagi ke Luar Negeri
BIKE Bukukan Kenaikan...
BIKE Bukukan Kenaikan Laba 40%, United dan Genio Jadi Tulang Punggung
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Hyundai Palisade Hybrid...
Hyundai Palisade Hybrid Bakal Diluncurkan, Ini Bocorannya
Rekomendasi
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Berita Terkini
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved