Bahlil dan Kang Emil Sepakat: Pengusaha Jakarta Dilarang Cari Untung dari Investasi di Daerah

Selasa, 21 Juli 2020 - 16:11 WIB
loading...
Bahlil dan Kang Emil...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pengusaha asal Jakarta tidak boleh lagi menikmati investasi yang masuk ke daerah. Menurutnya, sudah saatnya pengusaha lokal mendapatkan manfaat dari investasi tersebut.

Bahlil kemudian mencontohkan pembangunan sebuah pabrik di Jawa Barat. Seyogya, pembangunan pabrik itu bisa dimanfaatkan oleh para pengusaha lokal.

"Pembangunan pabrik milik PT Meiloon Technology Indonesia di Subang merupakan momentum untuk pengusaha lokal. Jadi bukan lagi untuk orang Jakarta menganggap mereka yang paling hebat. Tidak lagi," kata dia dalam acara groundbreaking yang ditayangkan di saluran YouTube BKPM, Selasa (21/7/2020).

Ia menjelaskan, bahwa berdasarkan arah Presiden Jokowi, setiap investasi yang masuk di daerah harus menggandeng pengusaha lokalnya, bukan pengusaha nasional yang ada di Jakarta. ( Baca juga:Cegah Klaster Baru, Ridwan Kamil Minta Pesantren Prioritaskan Santri Ber-KTP Jabar )

"Cara pandang harus diubah. Karena pemilik bangsa ini adalah anak-anak negeri dari pelosok-pelosok desa, dari pelosok-pelosok perkampungan, dari pelosok-pelosok pesisir maupun gunung yang bersumber muara pada kabupaten dan provinsi," tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil. Menurutnya investasi yang dilakukan di daerah provinsi Jawa Barat, harus memaksimalkan pengusaha dari daerahnya. Sebab, sebelumnya para pengusaha daerah hanya menjadi penonton dalam kegiatan investasi tersebut.

"investasi di Jawa Barat, partnernya harus memaksimalkan pengusaha Jawa Barat. Ini penting, Kenapa? Karena 53% ekonomi Indonesia dikuasai oleh 1% kelompok. Menurut saya pengusaha di Jawa Barat sangat memadai tapi jarang dipakai untuk jalannya pembangunan ekonomi," tegasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved