Tambah Cadangan Energi, PHE TEJ Tajak Sumur Pengembangan Mudi-26
Selasa, 21 Juli 2020 - 17:00 WIB
loading...
Kegiatan tajak sumur pengembangan Mudi-26 oleh PHE Tuban East Java (PHE TEJ). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE) , yakni PHE Tuban East Java (PHE TEJ), secara resmi telah melakukan tajak sumur pengembangan sumur Mudi-26.
Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi Taufik Aditiyawarman mengatakan, proses peresmian tajak sumur pengembangan Mudi-26 tersebut dilakukan pada tanggal 15 Juli 2020, secara daring (online) di beberapa titik sesuai protocol Covid-19. Proses ini melibatkan kantor pusat PHE TEJ di Jakarta, lokasi di Kecamatan Soko dan Pemerintah Kabupaten Tuban.
"Kegiatan tajak sumur ini merupakan langkah mitigasi penurunan produksi dalam menambah cadangan minyak dan gas bumi negeri," ujar Taufik Aditiyawarman dalam keterangan resmi, Selasa (21/7/2020).
Taufik menjelaskan, kegiatan tajak sumur ini dilakukan tepat sesuai target yang direncanakan, yakni dengan target kedalaman 9.604 ftMD atau 8.561 ftTVD dan dilakukan selama 36 hari.
(Baca Juga: Pertamina Pastikan Cadangan Migas 44% Lebih Tinggi dari Target)
"Sebagai bentuk sinergi antaranak perusahaan BUMN, PHE TEJ menggandeng PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI), anak usaha Pertamina di sektor jasa pengeboran," katanya.
Wakil Bupati Tuban Nur Nahar Husein, Perwakilan SKK Migas Jabanusa Indra Zulkarnain, Ketua DPRD Tuban Miyadi, Perwakilan aparat setempat, para pejabat daerah Kabupaten Tuban, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berada di Kabupaten Tuban.
Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi Taufik Aditiyawarman mengatakan, proses peresmian tajak sumur pengembangan Mudi-26 tersebut dilakukan pada tanggal 15 Juli 2020, secara daring (online) di beberapa titik sesuai protocol Covid-19. Proses ini melibatkan kantor pusat PHE TEJ di Jakarta, lokasi di Kecamatan Soko dan Pemerintah Kabupaten Tuban.
"Kegiatan tajak sumur ini merupakan langkah mitigasi penurunan produksi dalam menambah cadangan minyak dan gas bumi negeri," ujar Taufik Aditiyawarman dalam keterangan resmi, Selasa (21/7/2020).
Taufik menjelaskan, kegiatan tajak sumur ini dilakukan tepat sesuai target yang direncanakan, yakni dengan target kedalaman 9.604 ftMD atau 8.561 ftTVD dan dilakukan selama 36 hari.
(Baca Juga: Pertamina Pastikan Cadangan Migas 44% Lebih Tinggi dari Target)
"Sebagai bentuk sinergi antaranak perusahaan BUMN, PHE TEJ menggandeng PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI), anak usaha Pertamina di sektor jasa pengeboran," katanya.
Wakil Bupati Tuban Nur Nahar Husein, Perwakilan SKK Migas Jabanusa Indra Zulkarnain, Ketua DPRD Tuban Miyadi, Perwakilan aparat setempat, para pejabat daerah Kabupaten Tuban, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berada di Kabupaten Tuban.
Lihat Juga :