MNC Sekuritas Sukses Hantarkan SMIL Catatkan Saham Perdana di Bursa
Jum'at, 12 Mei 2023 - 15:26 WIB
loading...
MNC Sekuritas sukses menjadi lead penjamin pelaksana emisi untuk pencatatan saham perdana PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL). Foto/MPI/Dinar Fitra M
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Sekuritas yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), sukses menjadi lead penjamin pelaksana emisi untuk pencatatan saham perdana PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) .
Emiten jasa penyewaan forklift itu resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini. SMIL menjadi perusahaan tercatat ke-40 yang melantai di BEI di tahun 2023.
Pada pembukaan perdagangan perdananya, SMIL langsung menyentuh Auto Reject Atas (ARA), dan berhasil melesat 35% ke level Rp135 per saham, ditransaksikan sebanyak 84 ribu lot dengan total nilai transaksi Rp1,1 miliar.
Direktur Investment Banking PT MNC Sekuritas, Hary Herdiyanto mengatakan, SMIL memiliki struktur IPO yang atraktif, sehingga mampu membuka investasi jangka panjang yang layak untuk dipertimbangkan.
"Animo masyarakat sangat kuat dan positif terhadap IPO SMIL, tercermin dari tingginya permintaan mencapai lebih dari 22 kali dari total saham yang ditawarkan atau lebih dari 140 kali dari minimum pooling awal yang dipersyaratkan sebesar 15% dan diikuti oleh lebih dari 41.000 investor," kata Hary dalam keterangannya, Jumat (12/5/2023).
Emiten jasa penyewaan forklift itu resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini. SMIL menjadi perusahaan tercatat ke-40 yang melantai di BEI di tahun 2023.
Pada pembukaan perdagangan perdananya, SMIL langsung menyentuh Auto Reject Atas (ARA), dan berhasil melesat 35% ke level Rp135 per saham, ditransaksikan sebanyak 84 ribu lot dengan total nilai transaksi Rp1,1 miliar.
Direktur Investment Banking PT MNC Sekuritas, Hary Herdiyanto mengatakan, SMIL memiliki struktur IPO yang atraktif, sehingga mampu membuka investasi jangka panjang yang layak untuk dipertimbangkan.
"Animo masyarakat sangat kuat dan positif terhadap IPO SMIL, tercermin dari tingginya permintaan mencapai lebih dari 22 kali dari total saham yang ditawarkan atau lebih dari 140 kali dari minimum pooling awal yang dipersyaratkan sebesar 15% dan diikuti oleh lebih dari 41.000 investor," kata Hary dalam keterangannya, Jumat (12/5/2023).
Lihat Juga :