Dahlan Iskan 'Setuju' Indonesia Jadi Eksperimen Vaksin Covid-19 China

Kamis, 23 Juli 2020 - 08:15 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan bahwa ada beberapa tahap uji coba vaksin. Tahap I uji coba biasanya dites ke 60 orang sebagai sampel, hanya untuk mengetahui efek samping. Setelah terbukti tidak ada efek samping, baru dilanjutkan ke tahap kedua.

"Tahap II uji coba itu dilakukan untuk mengetes efektivitas vaksin, karena itu, vaksinnya diuji coba kepada lebih banyak orang dari berbagai kalangan dan usia. Tahap II pun sudah lulus, sehingga berlanjut ke tahap III harus di banyak negara," ungkap Dahlan.

(Baca Juga: Dahlan Iskan: Dilanda Pandemi Besar, Kok Tidak Ada Terobosan Besar? )

Menurut dia, uji coba vaksin ini sah dan aman-aman saja, karena sudah lolos uji coba tahap I dan II. Sehingga, tidak ada hal yang perlu dicemaskan masyarakat terkait uji coba vaksin ini.

"Kalau Indonesia, menurut saya, harus mau jadi sampel, terlebih uji coba tahap III butuh sekitar 300-3.000 orang. Di Indonesia dipilih 1.600 orang dari berbagai variasi suku dan usia, jadi bisa dimonitor lebih jauh," tutur Dahlan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Pandemi Segera Berakhir...
Pandemi Segera Berakhir tapi Jangan Lengah! Sri Mulyani Ingatkan Risiko Ketidakpastian Global
Pembiayaan Multifinance...
Pembiayaan Multifinance Alat Berat Semakin Menjanjikan
Penghargaan Penanganan...
Penghargaan Penanganan Covid-19: Pemerintah Apresiasi Kerja Sama Seluruh Komponen Bangsa
Bukan Covid dan Perang,...
Bukan Covid dan Perang, Jokowi Ungkap Ada Ancaman yang Lebih Ngeri
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: Peningkatan Pengangguran Pasca Pandemi Perlu Perhatian Serius
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Rekomendasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved