Bikin Pulau Buatan, China Mulai Keruk 150 Hektare Lahan di Maldives

Sabtu, 17 Juni 2023 - 13:47 WIB
loading...
Bikin Pulau Buatan,...
China memulai proyek reklamasi lahan di Maldives. FOTO/Xinhua/W. Mingliang
A A A
JAKARTA - China Harbour Engineering Company (CHEC) telah memulai proyek reklamasi lahan secara ambisus di Maldives atau Maladewa . Menurut laporan The Edition, sebuah surat kabar lokal, CHEC telah mulai mengerjakan dinding pembatas untuk proses reklamasi.

Proyek tersebut akan menjadi perpanjangan dari Thilafushi, pulau buatan lain yang dibuat awal 1990-an di sebelah barat Ibu Kota Male. Hal ini mencakup sedikit lebih dari 43 hektare (ha) dan menampung sejumlah industri, termasuk pembuatan semen, pembuatan kapal hingga pergudangan.

Baca Juga: Colombo Port City: Dubai Baru Sri Lanka atau Kawasan Utang Milik China?

Sebagaimana diketahui, Thilafushi Fase 2 akan menjadi pusat industri yang sebelumnya berlokasi di Kota Male. Mengutip Global Construction Review, Sabtu (17/6/2023), CHEC yang merupakan anak perusahaan China Communications telalh mengantongi proyek tersebut pada 15 Desember dari Housing Development Corporation (HDC).

CHEC sebelumnya bertanggung jawab untuk membangun dan memelihara Jembatan Sinamale yang menghubungkan Kota Male dengan Hulhumale. Proyek tersebut akan mereklamasi 40 ha lahan tahap pertama, yang akan selesai dalam delapan bulan. HDC berharap, reklamasi lengkap 150 ha memakan waktu dua tahun.

Baca Juga: Terperangkap Utang, China Kubur Uang Triliunan Dolar di Jalur Sutra

Sementara, Infrastruktur Afcons India akan membangun Jembatan Thilamal3 senilai USD500 juta yang menghubungkan antara Thilafushi dan Kota Male. Thilafushi menjadi proyek kontroversial sebagai pulai pembuangan sampah. Sekitar 300 ton sampah dibuang ke pulau tersebut setiap hari, termasuk sejumlah kecil timbal dan asbes. Bluepeace, gerakan ekologi utama Maladewa pada 2008 menggambarkan Thilafushi sebagai bom beracun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved