Soal PMN BUMN Karya, Erick Thohir: Kalau Ada Korupsi, Kita Penjarakan!
Sabtu, 15 Juli 2023 - 16:56 WIB
loading...
Menteri BUMN, Erick Thohir menegaskan, bakal penjarakan pihak yang melakukan korupsi dana penyertaan modal negara (PMN) di BUMN Karya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menegaskan, bakal penjarakan pihak yang melakukan korupsi dana penyertaan modal negara (PMN) di BUMN Karya . Apalagi PMN terbesar adalah untuk pembangunan infrastruktur, salah satunya PT Hutama Karya (Persero), yang tahun ini mendapat PMN Rp30 triliun untuk menggarap Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap 1 dan 2.
Erick Thohir mengajukan PMN untuk tambahan investasi dan operasional 10 BUMN pada tahun depan. Total PMN yang diajukan sebesar Rp57,9 triliun. Baca Juga: Hutama Karya Butuh Suntikan Dana Segar Rp30 T, Wamen Tiko Ungkap Peruntukannya
"Dari Rp57 triliun yang terbesar pembangunan infrastruktur terutama Hutama Karya sebagian mulai cair jadi karena itu mulai kita kerjakan lagi tol Sumatera," kata Erick Thohir usai menjadi pembicara pada acara YOTNC2023 di Kota Kasablanka Jakarta, Sabtu (15/7/2023).
Baca Juga: Utang BUMN Karya Menggunung, Bos BRI Buka Suara
Namun selain dari itu, Kementerian BUMN berharap BUMN Karya tidak terlalu bergantung pada PMN. Erick mengatakan ada banyak aksi korporasi yang bisa diambil, mulai dari IPO, mengundang strategic partner dan penambahan modal lainnya.
Erick Thohir mengajukan PMN untuk tambahan investasi dan operasional 10 BUMN pada tahun depan. Total PMN yang diajukan sebesar Rp57,9 triliun. Baca Juga: Hutama Karya Butuh Suntikan Dana Segar Rp30 T, Wamen Tiko Ungkap Peruntukannya
"Dari Rp57 triliun yang terbesar pembangunan infrastruktur terutama Hutama Karya sebagian mulai cair jadi karena itu mulai kita kerjakan lagi tol Sumatera," kata Erick Thohir usai menjadi pembicara pada acara YOTNC2023 di Kota Kasablanka Jakarta, Sabtu (15/7/2023).
Baca Juga: Utang BUMN Karya Menggunung, Bos BRI Buka Suara
Namun selain dari itu, Kementerian BUMN berharap BUMN Karya tidak terlalu bergantung pada PMN. Erick mengatakan ada banyak aksi korporasi yang bisa diambil, mulai dari IPO, mengundang strategic partner dan penambahan modal lainnya.
Lihat Juga :