Mengintip Sosok Buro Happold yang Terseret Polemik JIS: Proyek Global Pertamanya Ada di Arab Saudi

Minggu, 16 Juli 2023 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Kantor Raja, Dewan Menteri dan Majlis Al Shura di Kompleks Pusat Pemerintahan Riyadh, Arab Saudi, menjadi proyek pertama perusahaan yang digarap pada tahun 1976. Awalnya, Buro Happold hanya menawarkan konsultasi teknik struktur, dengan kekuatan khusus pada struktur ringan.

Namun, kemudian mereka diminta menambahkan teknik sipil dan teknik geoteknik serta teknik layanan bangunan. Pada tahun 1982 Buro Happold mulai bekerja dengan Future Tents Ltd (FTL) pada berbagai bangunan sementara dan rekreasi. Kedua perusahaan lantas menggabungkan operasi mereka pada tahun 1992, tetapi berpisah lagi pada tahun 1997.

Buro Happold disebut-sebut identik dengan pengiriman proyek yang sangat kompleks di setiap benua. Mereka bekerja dengan praktik dan organisasi arsitektur terkemuka di dunia, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNESCO, dan C40 Cities. Mereka dikenal sebagai perusahaan yang penuh semangat, inovatif, dan ‘kolaboratif.

Baca juga: Didapuk Jadi Ketum PKN, Anas Yakinkan Arah Koalisi Melalui Pertimbangan Matang

Saat ini Buro Happold hadir di 37 lokasi di seluruh dunia. Mereka memiliki lebih dari 80 mitra, dan 2.500 karyawan. Perkiraan pendapatan tahunan Buro Happold saat ini adalah USD1,6 miliar atau Rp24 triliun per tahun.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Perang AS-Iran Bikin...
Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK
Orang Inggris Diramal...
Orang Inggris Diramal Makin Miskin, Ekonomi Tertinggal dari Mayoritas G7
Nasib Stasiun KRL JIS...
Nasib Stasiun KRL JIS Peninggalan Anies, Menhub: 1-2 Bulan Ini Bisa Selesai
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Mapa Kreatif Indonesia...
Mapa Kreatif Indonesia Garap Pasar F&B Inggris Lewat Akuisisi Strategis
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved