Mengenal Fitch Ratings, Lembaga yang Turunkan Peringkat Utang AS

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 17:44 WIB
loading...
A A A
AAA: perusahaan dengan kualitas yang sangat tinggi (mapan, dengan arus kas yang konsisten)
AA: masih berkualitas tinggi; masih memiliki risiko gagal bayar yang rendah.
A: risiko gagal bayar rendah; sedikit lebih rentan terhadap faktor bisnis atau ekonomi
BBB: ekspektasi gagal bayar yang rendah; faktor bisnis atau ekonomi dapat mempengaruhi perusahaan secara negatif

2. Kelas non-investasi

BB: kerentanan yang tinggi terhadap risiko gagal bayar, lebih rentan terhadap perubahan kondisi bisnis atau ekonomi yang merugikan; masih fleksibel secara finansial
B: situasi keuangan yang memburuk; sangat spekulatif
CCC: kemungkinan gagal bayar yang nyata
CC: kemungkinan gagal bayar sangat kuat
C: gagal bayar atau proses yang mirip gagal bayar telah dimulai
RD: penerbit telah gagal bayar
D: gagal bayar

Peringkat Fitch dan Negara-negara Berdaulat

Fitch menawarkan peringkat kredit negara yang menggambarkan kemampuan setiap negara untuk memenuhi kewajiban utangnya. Peringkat kredit negara tersedia bagi para investor untuk membantu memberikan wawasan tentang tingkat risiko yang terkait dengan investasi di negara tertentu.

Baca Juga: Dedengkot Finansial AS Tak Khawatir dengan Penurunan Peringkat Utang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Rekomendasi
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved